Komandannya Mati, Teroris KKB Umumkan Berduka Nasional dan Bersumpah Bakal Bersihkan Etnis di Papua

Ruslan
1.725 view
Komandannya Mati, Teroris KKB Umumkan Berduka Nasional dan Bersumpah Bakal Bersihkan Etnis di Papua
Capture akun Facebook TheTpnpb OpmNews

DATARIAU.COM - Teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang menamakan dirinya sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengumumkan berduka nasional setelah komandan terbaiknya tewas saat baku tembak dengan TNI.

Pengumuman itu diunggah di akun Facebook The TPNPB-OPM NEWS oleh Panglima kodap XV Ngalum Kupel Brigadir Jenderal Lamek Taplo.

Lamek Taplo mengatakan Kolonel Elly M Bidana tewas saat baku tembak dengan TNI-Polri pada 13 September 2021 sekira pukul 10.30 WITA.

Elly tewas saat baku tembak di Distrik Kiwirok Kabupaten Pengunungan Bintang Papua.

Dalam pengumumumannya, Lamek Taplo juga menyatakan jika Elly adalah anggota TPNPB yang berstatus sangat istimewa.

Pria berusia 35 tahun itu menjabat sebagai Komadan Operasi Batalyon III MEME

Selain mengumumkan kematian Elly M Bidana, Lamek Taplo juga menyatakan akan menghancurkan seluruh bangunan atau fasilitas umum yang dibangun pemerintah Indonesia yang ada di Pengunungan Bintang Papua.

Bahkan Lamek Taplo bersumpah akan melakukan pembersihan ras di Pengunungan Bintang Papua.

Dikutip dari Kompas.com, baru-baru ini KKB membakar Puskesmas Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Aksi biadab teroris yang menamakan dirinya Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) itu menewaskan tenaga kesehatan.

Para pejuang kemanusiaan yang gugur oleh kebiadaban teroris TPNPB baru berhasil dievakuasi pada Jumat (17/9/2021) siang.

Marselinus Ola Attanila, Nakes Puskesmas Kiwirok yang menjadi salah satu korban selamat dari penyerangan brutal KKB menuturkan kisahnya.

Marselinus mengisahkan, ia dan rekan-rekannya saat itu tidak bisa berbuat banyak karena lokasi pertama yang didatangi KKB adalah Puskesmas Kiwirok.

"Saat kejadian, kami sedang bersiaga di Puskesmas Kiwirok, karena sudah ada informasi akan ada penyerangan KKB terhadap Pos Pamtas," ujarnya di Jayapura, Jumat.

"Namun puluhan anggota KKB justru menyerang Puskesmas. Mereka memecahkan kaca dan mulai menyiram bensin dan membakar puskesmas. Jadi Puskesmas yang dibakar pertama, kemudian bangunan lainnya," sambung Ola. (*)

Artikel Asli: tribunnews.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)