Kasdim 0321 Rohil Bentuk Kampung Pancasila di Pirdam Bagan Manunggal

Samsul
1.010 view
Kasdim 0321 Rohil Bentuk Kampung Pancasila di Pirdam Bagan Manunggal

BAGANBATU, datariau.com - Kodim 0321 Rohil Letkol Inf M Infani DH Mtr (Han) diwakili Kasdim Mayor Arh E Parangin Angin Membentuk Kampung Pancasila di Pirdam, Desa Bagan Manunggal, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Minggu (6/3/2022).

Danramil 03 Bagan Sinembah Kapten Inf M Manurung mengatakan, mungkin sebagian ada yang bertanda tanya disini mengapa berkumpul disini.

"Sebelum ada yang bertanda tanya biar kami jelaskan. Ini adalah pembentukan Kampung Pancasila di Pirdam Desa Bagan Manunggal, setelah kita bentuk ini orang-orangnya dari berbagi Suku dan hormas serta adst. Karena ini bukan program Koramil atau Korim, ini program Mambes TNI," jelas Danramil 03 Bagan Sinembah, Kapten Inf M Manurung.

Kapten Inf M Manurung menjelaskan, jajaran Danramil 03 Bagan Sinembah ini ditunjuk oleh Kodim 0321 Rohil untuk membentuk Kampung Pancasila. Karena ada bertanya, untuk apa dan tujuan apa maka disini dijelaskan kembali buat apa Kampung Pancasila itu.

"Sebenarnya tidak ada tujuan, tapi sesuai dengan kataria-kataria. Ditunjuknya Desa Bagan Manunggal ini sebagai Kampung Pancasila berdasarkan kataria-katarianya. Apa itu Kataria, sesuai dengan inplementasi, atau sesuai dengan kataria itu, pertama Ketuhanan Maha Esa, itu jabarannya ada beberapa agama. Rumah Ibadah disini, sangat berdekatan, tapi tidak pernah ada macam kejadian di Ambon dan juga Sulawesi sana tidak pernah disini, itu salah satu poin," jelas Danramil.

Tambah Kapten M Manurung, Kemanusian Adil dan beradap. Banyak Toke sawit dan orang-orang sederhana, dibawah sederhana juga banyak. Tapi tidak menunjukan kasta itu, persatuan Indonesia, ada beberapa pulau, asalnya Kalimantan, dari Sumatera Utara, dari Ambon barang kali dan Bali dan lain-lainya. Tapi sama, satu jalan dan satu arah itu katarianya di Desa Bagan Manunggal ini Kemanusian Adil dan Beradap. Semua suku ada di desa ini.

"Saat Pilres dan Pilkada sampai Pilkades di Desa Bagan Manunggal selalu aman dan kondusif. Biasanya kalau kita lihat di daerah-daerah lain, setelah selesai dan bahkan dalam kempanye terjadi komflek. Atau setelah selesai Pilpres, Pilkada dan bahkan Pilkades banyak yang tidak puas begini begitulah, kalau disini selalu aman. Disitulah kenapa katarianya mengapa Desa Bagan Manunggal ini di tunjuk sebagai Kampung Pancasila, karena sesuai dengan katarianya dari berbagai desa lainya di Rohil," ujar Danramil.

Untuk kedepan, bisa jadi dibuat ranahnya nanti struktur seluruh organisasi Posko Kampung Pancasila. Karena yang hadir disini dari berbagai tokoh-tokoh agama, tokoh adat, semua ormas dan suju ada disini.

"Biasanya ada ormas itu ada gesekan, ini tidak, semua campur baur. Akur, berati bersatu dia. Bisa jadi Aula sini dijadikan Posko, semua ormas, adat, suku dan adat ditempel disini. Bisa jadi kalau ada komflek antar suka, agama bisa disini menyelesaikanya. Karena sudah ada disini semua sukunya. Kampung Pancasila ini kemungkinan kedepan bisa menjadi contoh desa yang lain," ujarnya.

Kodim 0321 Rohil Letkol Inf M Infani DH Mtr (Han) diwakili melaui Kasdim Mayor Arh E Parangin Angin mengatakan, apa yang disampaikan pak Danramil itu sudah lengkap dan jelas. Hari ini pembentukan Kampung Pancasila.

"Kenapa kita tunjuk Bagan Manunggal jadi Kampung Pancasila, karena disini lengkap semua sukunya. Kemarin sedikit sulit mencari lengkap sukunya, ternyata di Desa Bagan Manunggal lengkap semua sukunya. Jadi kita buatlah ini sebagai contoh, karena kegiatan ini seluruh Indonesia," jelas Kasdim.

Seluruh Kabupaten, lanjut Kasdim, dibentuk Kampung Pancasila. Agar tidak mudah terjadi provokasi. "Seperti disampaikan pak Danramil tadi, Maluku, Ambon dan lainya terjadi provokasi. Harapakan kita Kampung Pancasila ini tidak gampang termakan provokasi kalau bisa kita Kampung Pancasila menjadi contoh," harapnya.

Kasdim berharap kepada masyarakat Kampung Pancasila dapat menjaga nama baik desa ini. "Jangan sampai kita sebagai contoh Kampung Pancasila nanti ada disini warga tertangkap Narkoba, Pencuri dan tindakan Karminal lainya," ujarnya.

Selain itu Kasdim berharap kepada yang hadir dapat melakukan sosialisasi Pancasila. Karena sudah banyak yang lupa Pancasila.

"Maka dari itu kita kembali mengingatkan Pancasila, baik kepada masyarakat, tingak pelajar. Tujuanya tadi, Kesatuan Ketuhanan maha esa, kalau sudah ketuhanan, artinya sesuatu ada yang kita takut di dunia ini. Kemudian disitu juga ada gotong royong, maka dari itu mohon tingkatkan desa ini," ujarnya. (sul)

Penulis
: Samsul
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)