KAMPAR, datariau.com - Kepala Kepolisian Resor Kampar AKBP Didik Priyo Sambodo SIK hadiri Upacara Hari Jadi ke-73 Kabupaten Kampar, Senin (6/2/2023) pukul 08.00 wib. Upacara digelar di lapangan apel Kantor Bupati Kampar dipimpin Pj Bupati Kampar Dr Kamsol MM.
Turut Hadir dalam kegiatan tersebutKapolda Riau diwakili Dir Samapta Kombes Pol Faried Zulkarnain SIK, Danrem 031/WB diwakili Kasrem 031/WB Kolonel Inf Habzen Sianturi SIP MM, Kajati Riau diwakili Waka Kajati Akmal Abas SH MH, Danlanal Dumai diwakili Dansub Unit Intel Dumai Lettu Laut (T) Rikardin Raf Sanjani ST HAN, Ketua DPRD Kampar M Faisal ST, Kapolres Kampar AKBP Didik Priyo Sambodo SIK, Dandim 0313/KPR Letkol Arh Muliyadi SIP, Sekda Kampar Drs H Yusri MSi, Kajari Kampar Arif Budiman SH MH, Ketua PN Bangkinang diwakili Hakim Petra Jeanny Siahaan SH MH, Ketua Pengadilan Agama Bangkinang Ari Jaya SAg MAg dan tamu lainnya.
Pelaksanaan upacara diikuti peserta upacara yang merupakan personil gabungan terdiri dari 1 SST Kodim, 1 SST Polres Kampar, 1 SST Sat Pol PP Kampar, 1 SST Dishub Kampar, 1 SST Dinas di Pemda Kampar, 1 SST Sekertaris Pemda Kampar, 1 SST Drumband Satpol PP, 1 SST ASN Kampar, dan 1 SST Honorer.
Dalam amanatnya Bupati Kampar menyampaikan, melalui momentum Hari Jadi ke-73 Kabupaten Kampar mengangkat tema “Dengan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Kampar Tahun 2023, Kita Wujudkan Ekosistem Pembangunan yang Berkeadilan” makna tema ini adalah Kabupaten Kampar menunjukkan komitmen yang tinggi dalam mewujudkan ekosistem berkeadilan dalam konteks Sustainibility Goals (SDG's).
Sustainable Development Goals (SDGs) dan Strategi Pencapaiannya di tingkat daerah merupakan kerangka kerja pembangunan yang menjadi panduan bagi dunia internasional dalam upaya menentukan prioritas dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. SDGs terdiri dari 17 tujuan sebagai komitmen untuk menjawab tantangan. Ada 169 target dimana setiap tujuan diturunkan ke dalam beberapa target. Kemudian ada 241 indikator, dimana setiap target diukur melalui indikator.
Ada tiga pendekatan SDGs yakni universal yaitu pengentasan kemiskinan dan memastikan pembangunan berkelanjutan untuk masa depan adalah tantangan semua Negara, integrated yaitu SDGs mencakup 3 dimensi pembangunan berkelanjutan (ekonomi, sosial, dan lingkungan) dan menitikberatkan pada manusia, alam semesta, keamanan, kemakmuran dan kerjasama. Inclusive yaitu, SDGs mengambil tagline “leave no one behind”, artinya pembangunan harus memberikan manfaat untuk semua orang dan memberikan perhatian khusus kepada kelompok yang tertinggal.
Pembangunan adalah suatu proses perubahan yang berlangsung secara terus-menerus. Perubahan yang dimaksudkan adalah perbaikan-perbaikan yang diarahkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dengan memahami konsep pembangunan, maka secara implisit didalamnya telah terkandung konteks dari beragam terminologi, seperti pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, pembangunan yang berkelanjutan, dan pembangunan yang berkeadilan.
Sementara itu Kapolres mengungkapkan rasa syukur dan turut bangga dengan launching Gerakan Peduli Tetangga, Pengentasan Kemiskinan Ekstrim dan Stunting Kabupaten Kampar. "Selamat hari jadi ke-73 Kabupaten Kampar, semoga semakin maju dan terdepan, situasi dan masyarakat yangterus tetap kondusif," kata Kapolres. (das/hum)