PEKANBARU, datariau.com – Beberapa hari belakangan ini, pengguna jejaring sosial Whats App, Facebook, Blackberry Mesanger, dan lainnya dihebohkan adanya pesan berantai yang berisi himbauan mengatasnamakan AKBP Edy Sumardi, mantan Kapolres Kampar Polda Riau yang sekarang bertugas sebagai Wakapolresta Pekanbaru.
Memang, nama AKBP Edy Sumardi tidak asing lagi di tengah masyarakat, kondisi ini ternyata dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggungjawab untuk membuat heboh dengan meminta menyebarkan himbauan kepada pengguna medsos dengan cara pesan berantai mengatasnamakan AKBP Edy Sumardi yang selama ini sudah dikenal dengan baik oleh masyarakat.
Namun, AKBP Edy Sumardi yang mendapat kiriman pesan berantai itu segera mengklarifikasi, bahwa dirinya tidak pernah membuat himbauan itu dan Humas Polri yang dimaksud dalam pesan itu pun tidak pernah menyebarkannya.
Berikut klarifikasi dari Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi yang disampaikan kepada datariau.com melalui pesan Whats App pribadinya, Senin (10/7/2017) malam:
“Assalamualaikum.. Wr.. Wb...
Selamat Malam Sahabatku yg baik....
Saya Izin Klarifiaksi...
Tlg di sampaikan ke teman2 Lainnya....
Bhw Info Himbauan Cegah Narkoba Tsb..
Bukan Bersumber Dari Humas Polri
Humas Polri Tak Pernah Keluarkan Himbauan demikian....
Dan Ada Oknum Masy Gunakan Nama Saya utk sebarkan Info Hombauan tsb dgn Sumber yg bukan dari Aslinya yaitu Humas
Kejadiannya dimanapun kita tdk tahu Pasti
Di megelang nya mana...
Karena Polisi Magelang Tdk ada Menangani Temuan Narkoba itu ..
Jadi tlg di hentikan bc nya dan sy tegaskan lagi bhw BC Himbauan Cegah Natkoba itu Krg benar keasliannya...”
Klarifikasi ini disampaikan AKBP Edy Sumardi atas pesan berantai atau bradcast (BC) yang tersebar dengan isi sebagai berikut:
“Ijin....meneruskan WA dari AKBP EDY Sumardi. mantan Kapolres Kampar Polda Riau yg skrg Wakapolresta Pekanbaru yg mendampingi Kombes Pol Susanto mantan Wadir -Reskoba Polda Bali
Tolong disampaikan ke Pak RT / Pak RW dan Tolong sebarkan, " PENTING ... !!! "
Assalamualaikum. Wr. Wb. Bapak/Ibu Yang Berbahagia,
info agar berhati-hati ...
Belakangan telah terjadi "Pengiriman Paket dari Luar Negeri maupun Dalam Negeri" ke beberapa alamat yang sengaja disalahkan untuk mengecoh petugas yang berwajib.
Jangan sekali-kali anda mau menerima bingkisan / paket bila pengirimnya tidak di kenal, mereka lalu akan datang dengan menyamar sebagai petugas untuk mengambil kembali Paket tsb dengan alasan telah terjadi salah kirim ... !!!
Siapa pun yang menandatangani tanda terima paket tsb dapat menjadi tersangka lingkaran pengedar Narkoba. Baru-baru ini telah ditemukan Paket Narkoba berupa 1 Kg Metaphetamin dalam tas yang dikirim ke Magelang dari Thailand dengan modus Salah Kirim seperti di atas.
Saat ini penerima yang sebenarnya tidak tau apa2 itu sedang dalam interogasi Polisi.
Beri tahu anggota keluarga, rekan2 dan pembantu, serta berhati-hatilah ... Sëmoga info ini bermanfa'at untuk kita semua.
Tolong bantu di sebar dengan ikhlas dan atas rasa kemanusiaan ... semoga bermanfa'at ...
(Humas Polri)
Cc.Aipda. Hari Kusno.Babinsa Polsek Bpp Utara”
Sesuai hasil klarifikasi AKBP EDY Sumardi maka pesan berantai ini tidak memiliki sumber yang jelas juga kejadiannya tidak pernah ada ditangani pihak kepolisian, maka kepada masyarakat diminta untuk tidak menyebar informasi yang mengatasnamakan AKBP EDY Sumardi ini.