Terungkap, Mayat Wanita di Hotel Holiday Pekanbaru Ternyata Dibunuh, Ini Motif Pelaku

Admin
792 view
Terungkap, Mayat Wanita di Hotel Holiday Pekanbaru Ternyata Dibunuh, Ini Motif Pelaku

PEKANBARU, datariau.com - Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Dr Pria Budi SIK MH melakukan pengungkapan tersangka kasus pembunuhan yang terjadi di Hotel Holiday Jalan Tanjung Datuk Komplek Mahkota Nomor 8G Kelurahan Tanjung Hulu kecamatan Limapuluh Kota Pekanbaru di Aula Mako Polsek Limapuluh, Jum'at (15/10/2021).

Dalam rangkaian kegiatan yang dilakukan di Aula Polsek Limapuluh, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Dr Pria Budi, melakukan pengungkapan terhadap tersangka kasus pembunuhan yang terjadi di Hotel Holiday tepatnya Kamar 241, turut didampingi oleh Kapolsek Lima Puluh AKP Stevie AR SH MM MSi MH, Forensik Polda Riau Kompol Suprianto dan dihadiri Paur Humas Polresta Pekanbaru IPDA Syafriwandi.

Awal penangkapan Tim Opsnal mendapat informasi dari pihak hotel pada Kamis (14/10/2021) sekira pukul 14:30 WIB waktu setempat, mendengar informasi tersebut Tim Opsnal Polsek Lima Puluh berdasarkan Lidik TKP mendapatkan informasi dan petunjuk arah diduganya pelaku dan sekira pukul 17:00 WIB Tim Opsnal berhasil mengamankan satu tersangka berinisial LS (36) di Jalan Guru Sulaiman Kelurahan Padang Bulan Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru.

Saat Konferensi Pres Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Dr Pria Budi membenarkan penangkapan pelaku terduga pembunuhan yang terjadi di Hotel Holiday Kamar 241.

"Benar kita telah mengamankan terduga kasus pembunuhan yang terjadi di Hotel Holiday, awalnya pelaku yang berinisial LS Cek In bersama korban berinisial F (46) di Hotel Holiday tepatnya di kamar 241 pada Rabu 14/10/2021, keesokan harinya pelaku sudah cek out terlebih dahulu, pihak hotel menunggu korban yang tak kunjung cek out langsung mengetuk kamar yang terkunci namun tidak kunjung keluar dan pihak hotel langsung membuka kamar dengan menggunakan kunci cadangan dan menemukan korban sudah tidak bernyawa dengan tanpa busana," ucapnya.

Kapolresta menjelaskan bahwa motif pelaku melakukan tindakannya disebabkan karena pelaku merasa korban telah meracuninya melalui air mineral hingga muntah darah namun korban tidak mengakuinya.

"Motif pelaku membunuh korban dikarenakan sakit hati terhadap korban. Pelaku sempat cekcok bersama korban karena pelaku merasa bahwa korban telah meracuninya namun korban tidak mengakui sehingga pelaku mencekik korban, memukul dan menjerat leher korban dengan menggunakan tali tas milik pelaku," ungkapnya.

Penulis
: Denni France
Sumber
: Datariau.com