SIAK, datariau.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Drs H Arfan Usman MPd menyampaikan awal mula terbentuknya Kabupaten Siak, dengan SDM masyarakat yang jauh tertinggal dengan kabupaten lain.
Namun, kata Arfan Usman, seiring berjalannya waktu, Pemkab Siak mulai bekerjasama dengan perguruan tinggi, baik di dalam Provinsi Riau maupun di luar Riau.
?Kabupaten Siak dimekarkan pada tahun 1999, tahun 2002-2010 kami mulai mengirim anak-anak Siak untuk belajar pada perguruan tinggi yang ada di Pekanbaru dan luar Riau," kata Arfan Usman.
"Dan melalui program bibit unggul daerah atau beasiswa berprestasi,? ujar dia saat membuka sosialisasi beasiswa bagi anak Siak (BeTUNAS) Program Keluarga Harapan (PKH) dan kemiskinan ekstrim Pemkab Siak tahun ajaran 2022-2023.
Dimana kegiatan tersebut, berlangsung di ruang rapat Indra Pahlawan, lantai II Kantor Bupati, Tanjung Agung pada Rabu (15/3/2023).
Dikatakan Sekda Siak Arfan Usman, anak-anak yang di kirim keluar daerah, lulus tepat pada waktunya. Mereka kembali pulang dan mengabdi baik di pemerintah maupun di swasta.
?Alhamdulillah, melalui program ini kita sudah menghasilkan SDM yang diharapkan pemerintah daerah pada masa itu. Dan sudah banyak anak-anak kita lulus dari UNRI, ITB, UGM, UI, ITS, IPB Bogor sudah bekerja baik di pemerintah, provinsi, kabupaten ada jaga bekerja di Kementerian,? ucapnya.
Karena program diatas sudah berlalu 15 tahun dan dianggap berhasil, sebut Arfan. Pemkab Siak dibawah kepemimpinan Bupati Alfedri dan Wakil Bupati Siak Husni Merza menciptakan program baru beasiswa bagi penerima program keluarga harapan (PKH) satu rumah satu sarjana yang saat ini di sosialisasikan.
Dihadapan orang tua dan siswa penerima beasiswa, Sekda Siak Arfan memotivasi anak program keluarga harapan (PKH) untuk tidak khawatir jauh dari keluarga. Orang tua juga mendoakan agar anak betah menimba ilmu di negeri orang dengan harapan lulus tepat pada waktunya.

?Saya meminta kepada orang tua jangan takut berpisah melepas anak kuliah, jika ingin anak kita berhasil mereka harus hijrah menuntut ilmu di tempat orang,? kata dia.
Arfan berharap, bagi mahasiswa yang sudah memutuskan ingin mengenyam pendidikan tinggi, memegang komitmen jangan menyia-nyiakan kesempatan ini, karena kesempatan tidak datang dua kali.
?Bapak ingatkan kepada anak-anak semua, yang sudah di panggil untuk melanjutkan kuliah, harus komitmen ya. Belajar dengan sungguh-sungguh, lulus tepat pada waktunya, kalian harus ambil kesempatan ini. Karena kesempatan tidak datang dua kali,? pesannya.
Tidak sampai disitu, Pemkab Siak juga menanggung SPP, UKT, tempat tinggal dan biaya hidup mahasiswa yang kuliah, adapun jumlah beasiswa yang di bantu bervariatif.
Kepala Bagian Kesejahteraan Setda kabupaten Siak Rozi Chandra menyampaikan tujuan dari kegiatan ini sesuai dengan visi misi pemerintah daerah Kabupaten Siak 2021-2026 'Mewujudkan Kualitas Sumber Daya Manusia yang Agamis, Unggul, Sehat dan Cerdas'.
Kemudian bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap peningkatan pembangunan sumber daya manusia daerah, terutama dari keluarga tidak mampu.
Adapun jumlah pemberian beasiswa yang dikelola oleh Sekretariat Daerah melalui bagian Kesra adalah. Beasiswa program keluarga harapan (PKH) berjumlah 156 orang yang terdiri dari 27 orang PKH tahun 2021, dan pada tahun 2022 terjadi peningkatan 4 kali lipat dari sebelum nya yakni 129 orang. Sementara beasiswa untuk keluarga PKH tahun 2023 berjumlah 250 orang.
Berikut dari 10 perguruan tinggi yang melakukan kerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Siak terdiri dari, Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Hayam Wuruk Perbanas Surabaya, Institut Ilmu Quran (IIQ) Jakarta, Institut Agama Islam TAZKIA Bogor, Batam Tourism Politeknik Batam, Universitas Islam Riau, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Universitas Lancang Kuning, Politeknik Sriwijaya melalui PSDKU Kampus Kabupaten Siak.
?Hari ini seluruh kampus yang bekerjasama, kita hadirkan, untuk dapat menyampaikan apa yang terbaik dari kampus masing-masing. Sehingga nantinya anak-anak dapat memilih dan menentukan,? pungkasnya.(***)