SIAK, datariau.com - Tumpukan sampah kembali berulang terlihat dan kurangnya kebersihan paska libur lebaran (Idul Fitri), selalu menjadi momok yang terjadi setiap tahun di wilayah Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau.
"Iuran sampah naik, kebersihan kurang," kesal salah seorang pengusaha yang enggan disebutkan namanya kepada media ini, Sabtu (13/4/2024).
Dikatakan dia, sebelumnya iuran yang dikutip setiap bulan itu sebesar 20 ribu/bulan dan sekarang naik 10 ribu. Dan besaran iuran saat ini menjadi 30 ribu/bulan.
"Itu tumpukan sampah sudah 5 hari lamanya, sejak tanggal 9 April 2024 dan belum juga di angkat oleh petugas kebersihan," ujarnya.
Sebelum kenaikan retribusi kebersihan, petugas telah menyampaikan kepada pengusaha atau warga pemilik usaha yang berada di sepanjang jalan lintas Minas-Perawang khususnya Kecamatan Tualang saat itu.

Sementara itu, Kepala DLH Siak melalui Kabid Persampahan Siak Jon Efendi dihubungi datariau.com, Sabtu (13/4/2024) siang, terkait tumpukan sampah, dia pun menyampaikan dalam penangganan sampah tidak seluruhnya ditangani, karena keterbatasan personil dan sarana maupun prasana.
"Izin memang panganganan sampah ini tidak seyogianya kita tangani secara keseluruhan, karena keterbatasan personil sarana dan prasarana kita terbatas," kata Jon Efendi.
Dia menyebutkan, ditambah lagi kurangnya kesadaran kita masalah sampah ini. Tapi kita terus berupaya memaksimal mungkin sampah ini, bisa kita selesaikan.
"Dan sudah berusaha sampah yang ada bisa dikelola dari hilir sampai ke hulu, insya allah konsultan kita dalam waktu dekat ini survei lokasi TPA untuk pengadaan mesin pegelolah sampah yang akan kita jadikan pupuk organik, pupuk norganik cair, pakan ternak, bio gas," jelas Kabid Persampahan DLH Siak.
"Dengan inovasi ini, memang sampah kita bisa teratasi. Ini semua kita perlu anggaran yang cukup besar," sebut dia.

Kabid Persampahan DLH Siak Jon Efendi menjelaskan terkait dengan kenaikan retribusi ini. Untuk masayakat tidak kita naikkan. Cuma yang kita naikkan retribusi bulanan itu, seperti pengusaha saja.
"Ini atas kesepakatan bersama Pemda dan sudah di Perdakan.Untuk retribusi kebersihan sudah ada pada Perda Siak Nomor 1 Tahun 2024 terbaru," ujarnya.
Kabid Persampahan DLH Siak juga menyampaikan kita juga memberikan peluang kepada kelompok pengusaha dan organosasi. Penghulu, RT dan RW yang mau bermitra sama DLH dalam penanganan sampah kita siap membimbingnya.
"Ini setiap hari kadang sampai malam anggota kebersihan terus bekerja tidak ada hari libur apa lagi paska lebaran. Banyak pengunjung yang datang hingga sampah yang luar biasa," pungkasnya.
Tak lama berselang, terlihat angkutan beserta petugas kebersihan Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau, membersihkan dan mengangkat tumpukan sampah tersebut.
??????? ?? ???????
Annadhofatu minal iman
Artinya: Kebersihan sebagian dari Iman.(***)