RAWAN! Wanita Muda Korban Jambret Gagal di Perawang Luka-luka

Hermansyah
544 view
RAWAN! Wanita Muda Korban Jambret Gagal di Perawang Luka-luka
Ilustrasi.

SIAK, datariau.com - Perawang, Kecamatan Tualang, Siak, Riau, menjadi salah satu lokasi aksi koboi diduga para pelaku kejahatan penjambretan, baik siang maupun malam hari.

Aksi penjambretan ini, tentunya menjadi momok menakutkan bagi sebagian masyarakat terkhusus bagi kaum wanita (perempuan), ibu-ibu maupun remaja yang menjadi target empuk pelaku saat ini.

Sebelummya, pelaku jambret gagal juga pernah terjadi wilayah jalan pipa caltex yang di alami oleh dua orang ibu-ibu. Dimana peristiwa itu terjadi pada siang hari.

Peristiwa penjambretan pun kembali terjadi dengan seorang korban wanita muda yang baru saja bekerja dan hendak pulang ke rumah, Ahad (18/1/2026) sekira pukul 00.30 WIB.

Di lokasi kejadian malam itu, diketahui korban yang baru pulang bekerja telah dibuntuti diduga pelaku penjambretan. Namun, ia pun tidak terlalu menaruh curiga.

Sesampainya di jalan Muhammad Ali (Jamsostek), korban pun dipepet oleh pelaku jambret yang hendak merampas tas milik korban namun gagal.

"Dari sana saya diikuti, terus dia (pelaku) mau tarik tas saya tapi tak dapat. Saya kerja di O'Cafe bang, disini saya tinggal sama kakak, orangtua di kampung (Rengat)," kata korban diketahui bernama WL.

Korban pun akhirnya jatuh tersungkur bersama sepeda motor dengan luka-luka dibeberapa bagian tubuh dan dilarikan ke Klinik Bulan Mulia untuk dapat dilakukan perawatan.

Sementara salah seorang masyarakat yang tidak diketahui namanya pun memberikan pendapat terhadap peristiwa tersebut. Ia berharap para pelaku penjambretan dapat segera ditangkap.

"Kejadian ini sudah sangat meresahkan sekali bagi kami masyarakat, terutama bagi seorang perempuan (ibu-ibu). Kita minta aparat dapat menindak pelaku kejahatan ini," ujarnya.

Kapolsek Tualang, Kompol Teguh Wiyono SH MH melalui Panit IK Polsek Tualang, Ipda Dendi pun menyarankan korban membuat laporan agar dapat ditindaklanjuti.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)