SIAK, datariau.com - Ringga Adrian anak dari pasangan Samsudin dan Soraya warga Buatan I Kecamatan Koto Gasib mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi Batam Tourism Politeknik (BTP) kerjasama Pemkab Siak.
Dia salah satu dari ribuan anak keluarga PKH yang berhasil mendapat beasiswa dari Pemkab Siak. Ringga lulus setelah mengikuti seleksi penerimaan beasiswa khusus keluarga PKH program Beasiswa Untuk Anak Siak (BeTUNAS).
Pada program Bujang Kampung pada Jumat lalu, merupakan nasib baiknya, saat libur semester pulang kampung dan bertemu Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM, sengaja datang ke rumah untuk berdialog langsung dengan kedua orang tuanya.
"Alhamdulillah, saya mengucapkan terimakasih kepada Bupati Siak. Karena, dari program Pemerintah kabupaten Siak, saya dapat kuliah," ujar Ringga Adrian, Sabtu (20/1/2024).
Ringga mengatakan rasanya mimpi dapat melanjutkan perguruan tinggi, dengan kehidupan keluarga dan penghasilan orang tua sebagai penyadap karet, rasanya tak mungkin melanjutkan kuliah.
"Mimpi saya untuk kuliah bisa terwujud, tapi berkat doa orang tua. Allah mudahkan jalan saya untuk dapat melanjutkan pendidikan, dengan program satu rumah satu sarjana program Pemkab Siak. Akhirnya saya bisa kuliah di Politeknik Batam ambil jurusan F and B Management," jelasnya.
Pada bulan Juni 2024 nanti, Ranggi akan mulai mengikuti program magang dengan harapan dapat lolos magang di luar negeri.
"Saat ini saya sudah selesai ujian. Insya Allah sekitar pertengahan Juni nanti. Jika lulus, saya ingin pilih magang di Dubai atau negara lain," imbuhnya.
Sementara itu, orang tua Ringga, Soraya (51) menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Siak yang membantu anaknya untuk dapat kuliah.
"Kami selaku orang tentu bangga dengan keterbatasan ekonomi, namun anak kami dapat kuliah melalui program Bupati Siak Alfedri," ucapnya.
Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM menyampaikan dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan memutus mata rantai kemiskinan ekstrim. Pemkab Siak memberikan Beasiswa Untuk Anak Siak (BeTUNAS) melalui Program Keluarga Harapan (PKH).
Program BeTUNAS sendiri, sudah berjalan 15 tahun dan sudah menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas seperti yang diharapkan pemerintah daerah.
"Kita harapkan program satu rumah satu sarjana bagi keluarga PKH ini, harapnya anak yang kita kuliahkan itu, setelah bekerja dia bisa membantu ekonomi keluarga, terutama menyekolahkan adik-adiknya," sebutnya.
Husni Merza menyebutkan dari Program BeTUNAS yang sudah berjalan, banyak anak Siak, lulus dan bekerja di luar negeri.
"Alhamdulillah, melalui program ini banyak kita lihat anak-anak Siak terutama lulusan Politeknik Batam Jurusan Pariwisata dan Manajemen Perhotelan yang bekerja di luar negeri dengan penghasilan yang fantastis lagi," jelas Husni.
"Jadi, dengan gaji yang cukup besar itu, harapan kita bagaimana mereka dapat memperbaiki ekonomi keluarga menjadi sejahtera," harapnya.
Jadi, inilah salah satu cara Pemkab Siak bagaimana mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Siak dan bagaimana menyiapkan generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.(***)