Pipa Sumur Tidak Aktif di Dayun Meledak, Satu Pekerja Tewas dan Empat Luka Ringan

Hermansyah
702 view
Pipa Sumur Tidak Aktif di Dayun Meledak, Satu Pekerja Tewas dan Empat Luka Ringan
Satreskrim Polres Siak lagi cek TKP ledakan pipa sumur milik PT BSP di Dayun (area Basekap 02).

SIAK, datariau.com - Pipa sumur minyak milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bumi Siak Pusako (BSP) di area Bekasap 02, Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, sudah tidak aktif meledak.

Ledakan itu dipicu berasal dari fasilitas pipa yang sudah tidak dipakai di area Bekasap 02 Dayun saat kegiatan pemeliharaan rutin dan pemanfaatan aset.

Kejadian itu pun dibenarkan oleh Sekretaris Perusahaan (Sekprus) PT BSP, Riki Hariansyah. Dia mengatakan pekerja yang menjadi korban merupakan pekerja dari mitra kerja PT Daya Tama Pola Nusantara.

Kemudian dia mengirim pesan terusan dari Humas SKK Migas Sumbagut, yang menyatakan bahwa kejadian itu bukan ledakan sumur melainkan ledakan dari fasilitas pipa yang sudah tidak dipakai di area tersebut.

Disampaikan Riki, kejadian terjadi saat mau dibukanya dan valve yang tersambung dengan pipa itu masih terdapat gas hydrocarbon yang terperangkap didalam tabung pipa.

"Total empat korban, satu meninggal setelah mendapat perawatan di RS Awal Bros, sedangkan tiga diantaranya luka ringan dan sudah ditangani dengan baik," kata Riki.

Saat ini sedang dilakukan proses pengecekan dan investigasi detail penyebab kejadian. SKK Migas Sumbagut dan PT BSP terus memonitor perkembangan lebih lanjut sampai hasil investigasi para pihak diperoleh.

Kapolres Siak AKBP Ronald Sumaja SIK menyebutkan atas kecelakaan kerja yang terjadi pada Kamis (26/1/2023) pekan lalu. Saat ini tengah dilakukan penyelidikan oleh aparat kepolisian penyebab kejadian itu.

"Tim Satreskrim Polres Siak sudah menyelidiki dan cek TKP disana," kata Kapolres Siak.

Dikatakan AKBP Ronald Sumaja SIK, dari hasil penyelidikan, korban yang meninggal dunia diketahui bernama Anton (36) asal Kecamatan Sungai Apit, Siak.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang yang digunakan korban saat kejadian dan memasang garis polisi (police line) di area atau TKP tersebut.

Dimana kronologi kejadian, saat itu pekerja akan mengambil gate valve dari pipa minyak di sumur yang sudah tidak aktif di Bekasap 02 Dayun, dan pipa itu akan digunakan lalu dipindah fungsikan ke pipa sumur yang masih aktif.

Pekerja lalu memotong pipa dengan alat pemotong (las pemotong) sehingga memicu ledakan karena diduga masih adanya sisa gas didalam tabung pipa.(***)

Sumber
: Berbagai sumber
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)