Pengusaha Muda Cor Jalan Rusak di Pekanbaru Gunakan Dana Pribadi Dapat Teror dari OTK

datariau.com
1.396 view
Pengusaha Muda Cor Jalan Rusak di Pekanbaru Gunakan Dana Pribadi Dapat Teror dari OTK
Foto: Detik.com
Bambang dan para pemuda lainnya saat melakukan pengecoran jalan rusak.

PEKANBARU, datariau.com - Salah seorang pengusaha muda di Kota Pekanbaru berusia 32 tahun bernama Bambang tiba-tiba viral usai video dirinya dan beberapa pemuda lainnya memperbaiki jalan rusak. Imbasnya, ia mendapat teror dari orang tak dikenal, diduga karena aksinya itu telah menyindir pemerintah yang dinilai lalai dalam memperbaiki jalan di Kota Pekanbaru.

Dikutip datariau.com dari situs berita detik.com, Bambang mengaku banyak efek yang diterima usai videonya viral. Salah satunya ruko tempat usahanya bersama sang istri dilempar oleh orang tak dikenal.

"Banyak orang tidak senang, ruko saya ini dilempar. Tidak senang dengan apa yang saya lakukan, itu setelah viral video saya bilang tetap bayar pajak," katanya, seperti dikutip detik.com, Jumat lalu.

Meskipun begitu, Bambang mengaku tak ambil pusing. Apalagi dia tak ada terlibat dalam kegiatan politik dan kepentingan apapun.

"Intinya pesan saya sudah sampai, ya biar saja tak ada saya perdulikan. Saya enjoy saja, kami tidak ada orang politik, tak ada kepentingan apa-apa. Sebelumnya tidak pernah ada. Ya prinsip saya ini niat baik, saya biarkan saja," kata pengusaha muda tersebut.

Bambang merupakan seorang pengusaha layanan auto detailing asal Sumatera Barat yang memodali pekerjaan pengecoran jalan rusak tersebut. Bambang mengaku tergugah karena kerap melihat pengendara kecelakaan akibat jalan rusak.

Bukan satu atau dua kali, Bambang bilang kecelakaan tunggal akibat jalan rusak di depan tempat usahanya Jalan Datuk Setia Maharajo sudah berulang kali. Bahkan ada yang sampai motor hingga wajah pengendara rusak terbentur aspal.

"Berulang kali saya lihat orang naik motor jatuh di depan mata. Bukan tabrakan ya, jatuh karena masuk lubang sampai mulut berdarah hancur karena kena aspal," kata Bambang.

Berulang kali terjadi, hatinya pun tergugah. Dia dan pemuda serta karyawannya mulai putar otak mencari solusi untuk mengatasi jalan rusak yang bertahun tahun tidak ada diperbaiki.

Ditimbun tanah dan timbun batu pun telah dilakukan. Namun karena tak kunjung ada perbaikan, jalan semakin rusak akibat air hujan yang merendam saat hujan deras di Kota Bertuah.

"Makanya saya putuskan, sudahlah saya beli semen cor saja satu truk molen dan dikerjakan sama-sama," imbuh Bambang.

Sudahlah keluar dana, Bambang pun harus keluar keringat untuk menyerakkan semen di jalanan. Namun hal itu dilakukan lagi-lagi karena prihatin melihat jalan yang tak juga ada perbaikan.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)