Muara Kelantan Siak Kampung Inklusi Keuangan

Hermansyah
1.326 view
Muara Kelantan Siak Kampung Inklusi Keuangan
Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM ikuti Rakorda TPKAD di Sumatera Barat.

SUMBAR, datariau.com - Kampung Muara Kelantan, Kecamatan Sei Mandau, Kabupaten Siak pada tahun 2019 lalu, ditetapkan sebagai 'Kampung Inklusi Keuangan' pertama di Provinsi Riau.

Dimana penetapan 'Kampung Inklusi Keuangan' yang diluncurkan langsung oleh Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi.

Dan diketahui, Inklusi Keuangan dalam rangka ketersediaan akses ke berbagai lembaga keuangan beserta produk dan layanan jasa mereka.

Tentunya, sebagai lembaga keuangan berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kemudahan menyimpan serta meminjam modal finansial.

Inklusi keuangan merupakan hak setiap orang untuk memiliki akses atau hak layanan keuangan secara baik dan tepat waktu serta dengan biaya yang terjangkau.

Penetapan Kampung Inklusi Keuangan Muara Kelantan, bukan tidak beralasan, Pemkab Siak melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

TPAKD terus mendorong Bank Riau Kepri memperkenalkan layanan perbankan seperti Agen Laku Pandai, EDC Merchant, Merchant QRIS dan Kredit KUR pada masyarakat di Kampung Muara Kelantan telah berjalan.

"Keberhasilan Siak meraih penghargaan TPAKD Award 2021 kategori penyediaan akses keuangan di wilayah terpencil, tak terlepas atas dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau, termasuk peran Bank RiauKepri Syariah," kata Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM.

Hal itu, disampaikan Husni Merza saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) TPAKD se-Provinsi Sumatera Barat, bertempat di aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, Selasa (12/9/2023).

Dia menjelaskan pentingnya akses keuangan di wilayah terpencil, agar masyarakat dapat mengakses jasa keuangan formal.

Dengan mengoptimalkan program inklusi keuangan pada pelajar, pelaku usaha kecil, para petani dan ternak sapi termasuk meningkatkan literasi masyarakat bidang keuangan.

“Alhamdulillah, dengan begitu ekonomi warga tumbuh, riak ekonomi warga kampung mulai bangkit. Selain itu, Bank Riau Syariah meluncurkan program agen laku telah berjalan terlihat," jelas Husni.

"Dengan pertumbuhan debitur termasuk membantu masyarakat terhindar dari pinjaman online yang tidak bertanggungjawab," papar Husni dihadapan pejabat dan ASN di kantor Gubernur Sumatera Barat.

Dikatakan Husni, Kampung Muara Kelantan, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak masuk dalam SK Gubernur Riau tahun 2020. Sebagai 'Kampung Inklusi Keuangan' pertama di Provinsi Riau.

Dan berdasarkan data BPS Provinsi Riau angka pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak terus mengalami peningkatan dan terakhir di tahun 2022 tumbuh mencapai 3,78 persen.

"Muara Kelantan, Sei Mandau sebuah kampung kecil yang berpenduduk kurang lebih 1000 kepala keluarga dengan mata pencaharian penduduk petani sawit, padi, nelayan dan ternak," ungkap Husni.

"Apa yang kami capai di 2021 lalu, setelah desa itu, ditetapkan desa inklusif keuangan. Sebelumnya, di kampung itu tidak ada simpanan pelajar, tapi setelah menjadi desa inklusif keuangan ada 382 simpel (atau simpanan pelajar)," terangnya.

Rakorda TPAKD se-Provinsi Sumatera Barat dalam rangka meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, dengan peningkatan Inklusi Keuangan melalui program kerja unggulan daerah dan layanan produk/keuangan syariah.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)