Mencekam! Hewan Liar Bermunculan di Sungai Gangga India Santap Puluhan Belulang Jenazah

Ruslan
2.034 view
Mencekam! Hewan Liar Bermunculan di Sungai Gangga India Santap Puluhan Belulang Jenazah
Foto: tribunnews.com
Ditemukan ratusan Kuburan baru di tepi Sungai Gangga India, terekam drone, terungkap Minggu (23/5/2021).

2. Terungkap Drone

Sebuan pemandangan baru bikin ngeri di India terungkap saat drone salah seorang warga menemukan ratusan kuburan baru di tepi Sungai Gangga India, Sabtu (22/5/2021) kemarin.

Fakta yang terungkap lewat rekaman drone ini, dikutip dari Al Jazeera News pada Minggu (23/5/2021), yang memperlihat sejumlah kuburan baru korban virus Corona.

Kasus Ditemukan Ratusan Kuburan Baru di Tepi Sungai Gangga India ini membuat heboh dunia.

Sebab, saking banyaknya korban Covid-19 berjatuhan, Negeri Hindustan itu tak lagi mampu menampung jenazah untuk kremasi.

Sebuah fakta juga mengungkapkan, keputusan penguburan mayat korban Corona di tepi Sungai Gangga ini juga tak lepas dari kepercayaan warga India akan pemurnian air suci dari Sungai Gangga.

Fakta lain yang lebih mengejutkan karena petugas kremasi tak lagi mampu melayani kremasi jenazah yang setiap hari mencapai ribuan korban.

Mirisnya ada sebagian warga yang tak lagi mampu membayar petugas kremasi dengan harga yang sangat fantastis yakni sekali kremasi mencapai Rp 2,16 juta (11.000 rupe India), padahal di hari-hari biasa tarinya hanya berkisar Rp 900 ribu (5.000 Rupee India).

Fakta inilah yang membuat sebagian warga memilih menguburkan kerabatnya di tepi Sungai Gangga India.

3. Mayat tak berkubur tendampar Tulang belulang disantap anjing liar.

Fakta dari temuan berdasarkan rekaman drone tersebut, mengungkap fakta lainnya, bahwa ada Tubuh terbengkalai dan jenazahnya bahkan menjadi santapan hewan liar di kawasan India.

Jenazah yang tinggal Tulang belulang itu terdampar tak ada yang mengurus.

"Kami hidup dalam ketakutan." demikian ujar salah seorang warga seperti dilansir dari Telegraph, Minggu (23/5/2021).

Bahkan Anjing itu melahap tubuh dan tulang dari jasad yang tertinggal.

"Anjing-anjing itu berkeliaran di tempat tinggal kami. Dan pemerintah tidak melakukan apa-apa," kata seorang penduduk setempat kepada Telegraph.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)