Lautan Manusia di Kampanye Akbar Anies-Cak Imin Teriakkan Sindiran: Kami Enggak Dibayar, Sorry Ye

Ruslan
908 view
Lautan Manusia di Kampanye Akbar Anies-Cak Imin Teriakkan Sindiran: Kami Enggak Dibayar, Sorry Ye
Foto: tempo.co
Massa pendukung pasangan calon presiden Indonesia dan calon wakil presiden Indonesia nomor urut 01 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar hadir dalam kampanye akbar di Jakarta International Stadium, Jakarta Utara, Sabtu, 10 Februari 2024. Acara ter

JAKARTA, datariau.com - Kampanye akbar calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar digelar di Jakarta International Stadium atau JIS pada hari ini, Sabtu, 10 Februari 2024. Kampanye dimulai pukul 06.00.

Meski acara sudah dimulai, pada pukul 06.26 di Stasiun Kampung Bandan masih riuh dan penuh sesak dipadati pendukung Anies-Cak Imin. Stasiun Kampung Bandan ke JIS berjarak sekitar 5,1 kilometer.

Lantunan salawatan dilontarkan dan lautan baju putih serta hitam bertuliskan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar bertaburan. Seluruhnya berdesakan ingin keluar dari Stasiun Kampung Bandan menuju ke JIS. Petugas Commuterline sudah mengimbau jika KRL menuju ke Ancol, stasiun terdekat ke arah JIS, untuk sementara mengalami keterlambatan karena banyaknya pengunjung.

Tak hanya itu, transportasi ojek online banyak yang tidak menerima orderan bagi penumpang yang menuju ke JIS. TEMPO sudah berulang kali memesan ojek online, namun pesanan tersebut selalu dibatalkan.

Peluang ini lantas dimanfaatkan oleh transportasi angkutan umum atau angkot untuk menggaet penumpang sebanyak-banyaknya menuju ke JIS. Rupanya, angkot hanya bisa ‘mengantarkan’ sampai di Stasiun Ancol, karena lautan manusia pendukung Anies- Cak Imin yang semakin membludak.

TEMPO dan para partisipan lain terpaksa berjalan kaki dari stasiun Ancol menuju ke JIS sejauh kurang lebih dua kilometer yang bisa ditempuh hampir satu jam. Perjalanan menuju JIS yang penuh sesak karena banyaknya pendukung paslon 01.

Sorak sorai 'Anies Presidenku' meramaikan suasana. Banyak juga yang meneriakkan sindiran “kami enggak dibayar enggak butuh dikasih susu dan makan.. sorry ye,” ujar para simpatisan 01 ini saat berjalan menuju JIS.

Setelah sampai di luar JIS, suasana semakin ramai dan meriah. Para penjual pin AMIN, baju, kacamata, makanan ringan, seluruhnya tersedia. Bahkan, ada partisipan yang lakukan senam aerobik.

Saat akan masuk ke dalam JIS, ada mobil ambulans melaju kencang dan salah seorang berteriak 'minggir-minggir ada yang pingsan'. Sontak partisipan yang berada di laju ambulans itu menyingkir.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)