Kerjasama DIPA BBPVP Kemenaker Medan, Dekranasda Siak Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi

Hermansyah
952 view
Kerjasama DIPA BBPVP Kemenaker Medan, Dekranasda Siak Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi
Ketua Dekranasda Siak Hj Rasidah.

SIAK, datariau.com - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Siak Hj Rasidah buka pelatihan berbasis kompentensi (PBK) tailor made training, pelatihan menjahit pakaian dewasa, berlangsung di ruang praktek menjahit SMKN 1 Siak, Jumat (18/8/2023).

Rasidah berharap, pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan kaum ibu dalam bidang menjahit dan mampu membuka usaha sendiri untuk menambah pendapatan keluarga.

Dia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak SMKN 1 Siak yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.

"Mudah-mudahan para peserta ini nantinya bisa produktif dengan membuka usaha menjahit yang tentu saja dapat menambah pendapatan ekonomi keluarga," harapnya.

Dikatakan Rasidah, peserta pelatihan ini dapat mengembangkan usaha dan mempekerjakan beberapa karyawan sebagai upaya membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

"Kami akan berusaha kedepan, bagaimana kelanjutan bagi para peserta ini. Sehingga, apa yang di ajarkan dapat dipraktekan, dapat dilanjutkan dirumah, dan benar-benar dapat membantu ekonomi keluarga," jelasnya.

Dekranasda Siak akan berusaha mencari solusi tekait peralatan menjahit, sehingga para peserta pelatihan nanti dapat produktif dan menjadi penjahit yang mahir.

Rasidah berpesan, agar para peserta dapat tekun berlatih, sehingga nanti menjadi penjahit yang handal dan rapi dan bisa menyesuaikan dengan selera dari konsumen serta tepat waktu.

Selain itu, dia berharap kepada BBPVP Medan agar ada pelatihan lanjutan serta pelatihan dalam membuat souvenir dan untuk masalah pemasaran nantinya akan dibantu oleh Dekranasda Kabupaten Siak.

Kegiatan ini bekerjasama dengan Dekranasda Kabupaten Siak bersama Direktorat Jenderal Pelatihan Balai Besar Pelatihan Vokasi Produktivitas (DIPA BBPVP) Kemenaker Medan dan SMKN 1 Siak.


Kepala Bagian Umum BBPVP Medan Budi Raharjo menyampaikan, program pelatihan tailor made trainig (TMT) adalah istilah yang digunakan dalam menyebut pelatihan yang berbasis penempatan tenaga kerja.

Dan ini adalah sebuah metode baru dalam pelatihan, artinya apa yang menjadi kebutuhan atau potensi di suatu daerah pihaknya akan membuat programnya.

Melalui kolaborasi dengan Dekranasda Siak dalam penyelenggaraan pelatihan menjahit tersebut, dengan harapan Dekranasda Siak menjadi wadah peserta pelatihan setelah selesai dalam mengembangkan usaha dikemudian hari.

?Kami berharap semua peserta pelatihan nanti dapat menjadi wirausaha mandiri, harus bisa ya ibu-ibu," sahut Budi Raharjo.

Dikatakan Budi Raharjo, bukan itu saja, harapannya pihak Dekranasda Siak dapat memfasilitasi terkait pembuatan izin berusaha dengan OPD terkait, masalah modal dan pemasaran serta pengembangan desain produk dan usaha.

"Alangkah sayangnya jika ibu-ibu peserta ini, nantinya disebut pengangguran bersertifikat. Sering ikut pelatihan, lulus setelah itu gak bisa ngapa-ngapain, kan rugi," ucapnya.

Budi mengatakan seluruh peserta setelah lulus dari pelatihan menjahit ini, nantinya akan mengikuti uji kompetensi. Selanjutnya bagi peserta setelah lulus akan menerima sertifikat dari Balai Latihan Kerja (BLK) sedangkan lulus ujian kompetensi dapat sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau BNSP.

Para peserta pelatihan nanti akan dipandu mendaftar di sistem informasi tenaga kerja (sisnaker). Karena, seluruh pelatihan-pelatihan yang menggunakan APBN pesertanya harus sudah terdaftar di Sisnaker.

Natasya salah seorang peserta asal Kampung Benteng Hulu Kecamatan Mempura mewakili kawan-kawan berharap adanya bantuan ataupun pinjaman mesin jahit untuk usaha dirumah masing-masing.

Menurut dia, pelatihan seperti ini sangat bermanfaat dan dapat menambah pendapatan keluarga. Misalnya, usaha memotong celana, memendekan rok dan mengecilkan baju dan sebagainya.

Kegiatan pelatihan menjahit ini dimulai sejak 14 Agustus dan berakhir pada 11 September 2023 mendatang, dan diikuti sebanyak 16 peserta dari Kecamatan Siak, Mempura dan Sungai Apit.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)