Keluhkan Soal Pengangguran, Tokoh Masyarakat Minta Aset Desa Maredan Barat Agar Transparan

Hermansyah
750 view
Keluhkan Soal Pengangguran, Tokoh Masyarakat Minta Aset Desa Maredan Barat Agar Transparan
Warga Madura Kampung Maredan Barat.

SIAK, datariau.com - Warga Dusun Sukamaju atau yang dikenal dengan Kampung Madura menceritakan bagaimana kelamnya masa pemerintahan saat dipimpin oleh mantan penghulu sebelumnya.

"Pengangguran banyak di kampung kita. Ya, karena itu makanya banyak yang berbuat kriminal seperti mencuri, bila nggak kerja. Kan banyak perusahaan bisa direkomendasikan oleh penghulu saat itu. Ini yang bekerja orang yang bukan KTP Maredan Barat masuk," kata salah seorang warga dan meminta namanya tidak tercantum, Kamis (4/11/2021).

Lanjutnya, penghulu dua periode itu belum maksimal melakukan pencapaian pembangunan di dusun tersebut.

"Pembangunan sarana di dusun kita belum tercapai. Masih banyak gang di dusun kita belum disemenisasi. Inilah kekurangan pemerintah zaman Aljufri," sambungnya.

Ditempat terpisah, tokoh masyarakat Maredan Barat Sunaja menyambut baik atas niat Bowo Suprapto maju menjadi calon penghulu Kampung Maredan Barat. Dia berharap agar aset desa diperjelas.

"Aset desa seperti kebun sawit harus terbuka mengenai keuangannya. Sebelumnya, masih nggak transparan. Lahan Sawit milik desa kurang lebih empat hektar. Itu harus dijelaskan kepala desa, bagaimana keuangan atau keuntungannya," ujar Sunaja saat ditemui Bowo Suprapto.

"Saya mendukung penuh atas niat Bowo Suprapto agar terpilih menjadi Penghulu Maredan Barat. Semoga menjadi amanah," ungkapnya.

Bowo Suprapto menegaskan akan mengakomodir semua keluhan masyarakat, dan berupaya menyelesaikan secara bertahap.

"Banyak pekerjaan rumah yang harus kita lakukan. Pekerjaan terberat menjadi Penghulu Maredan Barat yakni menuntaskan angka pengangguran seperti di Dusun Sukamaju atau Kampung Madura. Pemerintah berkewajiban untuk melakukan terobosan atau cara serta upaya, untuk mendorong para pemilik perusahaan disekitar desa kita bisa diberdayakan. Hal ini saya prioritaskan, saya siap untuk laksanakan," kata Bowo Suprapto.(Mon)

Penulis
: Simon
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)