Kasus Begal Marak, Masyarakat Rohil Cemas dan Minta Penegak Hukum Meningkatkan Pengamanan

Samsul
1.077 view
Kasus Begal Marak, Masyarakat Rohil Cemas dan Minta Penegak Hukum Meningkatkan Pengamanan
Gambar:Ilustrasi (net)

BAGANSIAPIAPI, datariau.com - Aksi Begal akhir akhir ini sedang marak terjadi di beberapa tempat di Rokan Hilir (Rohil). Hal ini tentunya meresahkan masyarakat, karena tidak jarang mengakibatkan hilangnya nyawa korban.

Kita masih ingat kasus Begal sadis yang menewaskan seorang murid SMA, Joshua Simamora, di Balam KM 8 Bangko Pusako pada tahun 2021 lalu, Pelajar malang itu dibunuh oleh pelaku begal lalu menggasak sepeda motornya. Fakta ini menunjukkan, para Begal kian sadis terhadap korban-korbannya

Deretan kasus Begal lainnya yang kerap terjadi ditempat tempat sunyi biasanya menelan korban anak remaja, turut menambah daftar tindakan kriminal berat itu.

Teranyar, ditangkapnya dua pelaku begal bersenjata tajam (Sajam) oleh polisi, yang rata-rata korbannya adalah anak dibawah umur alias pelajar.

Maraknya kasus pembegalan ini tidak hanya meresahkan masyarakat. Sebab, tindakan perampasan harta dengan disertai kekerasan itu ternyata juga membuat cemas para pedagang, terutama pedagang keliling

"Kami juga jadi cemas, karena kami sekitar jam tiga subuh sudah harus berangkat dari rumah untuk mengambil barang dagangan sebelum kami jajakan dari kampung ke kampung," kata Edwin, seorang pedagang ikan dan sayur keliling.

Warga Labuhan Tangga, kecamatan Bangko Rohil itu mengaku khawatir dengan kejadian kejadian begal akhir akhir ini. Dia meminta aparat penegak hukum meningkatkan pengamanan di wilayah rawan begal.

Inisial NF, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berdomisili di Labuhan Tangga Baru yang anaknya mengikuti les komputer di kota Bagansiapiapi juga mengatakan kekhawatiran yang sama.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)