Hotel Dijadikan Sarang Prostitusi, Ini Kata PHRI

Endi Dwi Setyo
162 view
Hotel Dijadikan Sarang Prostitusi, Ini Kata PHRI
Ketua PHRI Provinsi Riau, Ir Nofrizal MM

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Riau Ir Nofrizal MM menanggapi maraknya hotel-hotel yang dijadikan sebagai tempat untuk melakukan transaksi praktik prostitusi online. Ia menyebut, PHRI telah melakukan segala bentuk pencegahan untuk memberantas tindakan penyimpangan sosial tersebut.

"Saya kira ini sudah berkali-kali kita (PHRI) ingatkan kepada hotel-hotel. Bahkan, untuk aplikasi seperti Michat ini sudah kita sampaikan ke pihak berwajib," kata Nofrizal, Ahad (28/11/2021).

Diungkapkan Nofrizal, PHRI sudah kerap kali mengimbau kepada manajemen hotel agar lebih selektif lagi dalam menerima tamu-tamu yang menginap. Hal ini guna menghindari terjadinya tindakan penyimpangan sosial seperti praktik prostitusi tersebut.

"Kita sudah berupaya mengimbau dan saya kira kalau ada yang menyimpang itu masyarakat tahu. Hukuman masyarakat, hukuman sosial itu lebih berat. Ini terbukti kan ada beberapa hotel yang melakukan aktivitas itu dihukum oleh masyarakat. Kewalahan dia (hotel itu). Apalagi hotel-hotel yang bermasalah itu sering dikejar pemberitaan," jelasnya.

Nofrizal mengatakan, saat ini setiap hotel telah menggunakan QR code aplikasi PeduliLindungi sebagai sistem pelacakan elektronik. Langkah ini guna menjamin keamanan pengunjung hotel sekaligus mengantisipasi adanya tamu hotel yang melakukan transaksi praktik prostitusi di hotel.

"Persoalannya, mereka yang menyimpang ini bisa juga memakai barcode (aplikasi pedulilindungi). Jadi serba susah," ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru ini juga mendukung dan tak menghalang-halangi segala bentuk pencegahan dari praktik prostitusi di hotel-hotel yang ada di Kota Pekanbaru, Riau.

"Apalagi, jika media yang mau membantu (memberitakan), ya silahkan. Kita dukung," ucap Nofrizal. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo