Hati-hati!, Situs Palsu Peduli Lindungi Kembali Beredar

Sindy Aprilia Dwiyanti
115 view
Hati-hati!, Situs Palsu Peduli Lindungi Kembali Beredar
Gambar : covid19.go.id

DATARIAU.COM - Situs Peduli Lindungi palsu kembali hadir. Kali ini bernama pedulilindungiq.com yang memiliki kemiripan dengan situs aslinya dari atribut logo, gambar bahkan tema.

Kementerian Kominfo mengonfirmasi pedulilindungiq.com merupakan situs palsu dan menekankan bahwa situs tersebut bukan yang digunakan pemerintah dalam penanganan Covid-19.

"Seluruh isi dan informasi dalam situs pedulilindungiq.com tidak terkait dengan situs Pedulilindungi.id dan tidak berhubungan dengan upaya Pemerintah melakukan penanganan Covid-19 dalam bentuk apapun," kata Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi dalam keterangannya, dikutip dari laman resmi Kominfo, Rabu (6/10/2021).

"Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan pemutusan akses terhadap situs pedulindungiq.com yang menggunakan atribut logo, gambar, dan tema menyerupai situs pedulilindungi.id," jelasnya.

Situs palsu itu meminta bayaran pada masyarakat yang mendaftar vaksin. Dedy mengungkapkan besaran pembayaran adalah Rp 1 juta.

Hal ini jelas berbeda dengan aplikasi dan situs Peduli Lindungi asli. Sebab platform itu tidak memungut biaya pada altivitas apapun termasuk untuk pendaftaran vaksinasi.

"Situs pedulilindungiq.com mewajibkan pembayaran sebesar Rp.1.000.000 untuk pendaftaran vaksinasi Covid-19. Aplikasi PeduliLindungi dan situs pedulilindungi.id yang resmi tidak melakukan pemungutan biaya untuk keperluan apapun kepada para pengguna, termasuk untuk keperluan pendaftaran vaksin," jelasnya.

Kominfo mengimbau masyarakat mengakses situs resmi pedulilindungi.id dan aplikasi yang bisa didownload di App Store dan Play Store. Selain itu Dedy menambahkan masyarakat agar selalu waspada terhadap seluruh disinformasi mengenai situs dan aplikasi mengatas namakan Peduli Lindungi.

"Apabila masyarakat menemukan situs atau aplikasi lain selain Aplikasi PeduliLindungi yang resmi, Kementerian Kominfo meminta masyarakat untuk melakukan pelaporan ke aduankonten.id atau kanal-kanal aduan konten lain yang telah disediakan," jelasnya.

Kehadiran pedulilindungiq.com ini hanya berselang kurang dari sebulan keberadaan situs palsu lain yakni pedulilindungia.com. Situs itu juga menampilkan desain serupa dengan aslinya serta menyertakan layanan pendaftaran dan pengecekan vaksin Covid-19.

Tak lama setelah adanya pedulilindungia.com Kominfo juga telah melakukan pemutusan aksesnya. "Kami menghimbau masyarakat untuk hanya mengakses situs resmi pedulilindungi.id dan aplikasi resmi PeduliLindungi di app store dan google play store," kata Menteri Kominfo Johnny Plate saat itu.(*)

Source : cnbcindonesia.com