Hasil Tangkap Ikan Berkurang, Nelayan Tanjung Medan Kini Beralih Profesi Demi Sesuap Nasi

datariau.com
1.002 view
Hasil Tangkap Ikan Berkurang, Nelayan Tanjung Medan Kini Beralih Profesi Demi Sesuap Nasi
Foto: Abdul Rasid
Bupati Rohil Afrizal Sintong SIP bersama Wabup dalam kunjungan kerja di Kecamatan Tanjung Medan, agenda penaburan benih bibit ikan Patin dan Nila Tahun 2022 lalu.

ROHIL, datariau.com - Menyandang profesi sebagai warga nelayan bagi sebahagian masyarakat Tanjung Medan memang sudah tidak diragukan lagi hingga melekat dari turun-temurun.

Hanya saja sebagai mana yang disampaikan oleh Atuk Thamrin, kepada datariau.com nasib para nelayan Tanjung Medan yang kini sudah tidak lagi seperti dahulu, dikarenakan hasil tangkap ikan tidak lagi dapat menjamin kehidupan lebih sejahtera di masa ini.

"Bagaimana tidak, sekarang jenis ikan yang terbilang cukup lumayan berharga seperti ikan Silais, Baung, Tapah dan yang lain-lainya hingga pada jenis ikan Kayangan (Arwana) harganya cukup lumayan fantastik, kalaulah sekarang khususnya di sungai Danau Napangga Indah Allahu a'lam entah masih bisa didapatkan," kata Atuk Tamrin, warga nelayan ini.

Nah, atas dasar tersebut maka kini sebahagian para warga nelayan Tanjung Medan ada yang beralih profesi sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya masing-masing, selain kebiasaanya mengarungi sungai Danau Napangga Indah di keseharianya. Itu dilakukan demi memperjuangkan kelangsungan hidup dalam rumah tangga.

Camat Tanjung Medan Bahrul SSos dimintai pendapatnya oleh wartawan datariau.com mengatakan, memang benar apa yang disampaikan oleh para warga nelayan Tanjung Medan khususnya.

Adapun terkait bantuan yang telah diberikan oleh Dinas Perikanan Rohil, yang mana dalam hal tersebut Bupati Rohil Afrizal Sintong SIP bersama Wabup serta rombongan pada Tahun 2022 telah menaburkan benih bibit ikan Patin dan Nila di kawasan Sungai Danau Napangga Indah dengan jumlah yang cukup besar mencapai puluhan ribu ekor.

"Kemudian dari pada itu, kita akui juga bahwasanya dengan perobahan zaman dimana kini lahan-lahan mereka, warga nelayan sudah banyak yang dijadikan perkebunan kelapa sawit baik itu milik pribadi ataupun Kelompok Tani juga PT," kata Camat.

"Tentu dengan berdasarkan itu semua, maka dengan sendirinya lahan mereka tempat mencari ikan menjadi berkurang. Meskipun demikian yang dialami oleh para nelayan Tanjung Medan, sebahagian dari mereka masih terlihat semangat, meski hasil yang didapat tidaklah lagi seperti di kala dulu," tandasnya. (ras)

Penulis
: Abdul Rasid
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)