Geger Amerika Danai Riset Virus Corona di Lab Wuhan

Datariau.com
198 view
Geger Amerika Danai Riset Virus Corona di Lab Wuhan

DATARIAU.COM - Dr Anthony Fauci, penasihat kesehatan utama Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan juga direktur US National Institute of Allergy and Infectious Diseases (NIAID) ramai didesak mundur. Pasalnya ia dituding berbohong soal dana yang dialirkan ke laboratorium Wuhan Institute of Virology (WIV) untuk riset virus Corona.

Lab Wuhan seperti diketahui, dituding beberapa pihak sumber kebocoran virus Corona COVID-19. Pada Mei 2021. Dr Fauci dalam testimoni ke Senat AS menyatakan, "Lembaga pemerintah National Institute of Health (NIH) tidak pernah mendanai riset 'gain of function' di WIV."

Riset 'gain of function' pada dasarnya adalah riset medis yang secara genetis mengubah organisme yang mungkin dapat menambah fungsinya untuk menguji suatu teori. Jika diaplikasikan ke virus misalnya, penelitian ini dapat saja mengubahnya jadi lebih menular atau lebih mematikan untuk kepentingan riset.

Nah, pernyataan Fauci itu belakangan dituduh bohong. Media The Intercept menemukan bukti NIH memberi hibah penelitian virus Corona kelelawar pada kelompok EcoHealth Alliance senilai USD 3,1 juta. Sebanyak USD 599 ribu mengalir ke WIV yang antara lain dimanfaatkan untuk mengidentifikasi dan mengubah virus Corona kelelawar yang mungkin menginfeksi manusia.

"Dokumen ini membuat jelas bahwa pernyataan direktur NIH dan Anthony Fauci, bahwa NIH tidak mendukung riset di WIV adalah tidak benar," kritik Richard Ebright, akademisi di Rutgers University.

Dia menyatakan ada penelitian di WIV terhadap virus Corona terkait SARS yang dikombinasikan dengan informasi genetis dari virus corona jenis lain, telah menghasilkan virus yang dapat menginfeksi sel manusia.