Festival Gasing, Arfan Usman: Pertahankan Khazanah Melayu Agar Tak Punah

Hermansyah
647 view
Festival Gasing, Arfan Usman: Pertahankan Khazanah Melayu Agar Tak Punah
Sekertaris Daerah Kabupaten Siak Drs H Arfan Usman MPd.

SIAK, datariau.com - Pemerintah Kampung Rawang Kao Barat, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak resmi mengelar festival Gasing Berembang III, berlangsung di Gelanggang Gasing Antan-Antan Ma'dun RKB Sport Center.

Festival Gasing ini, digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Kampung Rawang Kao Barat, ivent ini memperebutkan hadiah, tropi, uang dan sertifikat.

Dimana pada festival gasing ini, diikuti oleh 23 tim, berasal dari sejumlah kabupaten di Riau, diantaranya Bengkalis, Indragiri Hilir, Meranti dan tuan rumah sendiri Kabupaten Siak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Drs H Arfan Usman MPd mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan tersebut. Arfan Usman mengucapkan selamat HUT ke-11 Kampung Rawang Kao Barat.

"Kami sangat support dan apresiasi kepada pak penghulu turut serta dalam upaya pelestarian permainan tradisional gasing di tengah-tengah perkembangan zaman yang modern saat ini," kata Arfan saat membuka Festival Gasing di Rawang Kao Barat, Jum'at (19/1/2024).

Menurut Arfan, permainan gasing merupakan jenis olahraga tradisional yang sudah tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat melayu sejak zaman kerajaan.

"Ini adalah salah satu dari keragaman khazanah budaya melayu yang terpendam selama ini. Meskipun gasing sempat mengalami akulturasi pada zaman penjajahan dan perkembangan zaman sekarang ini," jelas Arfan.

"Namun, seni permainan rakyat ini tidaklah benar-benar punah dan hilang, buktinya festival gasing ini, kita masukan dalam kalender Pariwisata Kabupaten," ujarnya.

Dikatakan Arfan, dahulu orang bermain gasing setelah habis masa menuai (panen). Permainan ini, menjadi ajang silahturahmi dan berinteraksi dalam kehidupan masyarakat serta sebagai sarana hiburan bagi penonton.

Arfan berharap agar permainan tradisional ini dapat terus dijaga kelestarian dan dapat berkembang dikalangan anak muda ditengah gempuran teknologi yang semakin maju. Dan permainan gasing membawa manfaat bagi pelakunya.

"Permainan gasing ini, selain mengandung nilai seni, iventnya jika dikemas dengan baik akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi warga. Baik UMKM yang terlibat dalam ivent termasuk industri perajin gasing itu sendiri," sebut Arfan.

Arfan berharap festival gasing ini, selain sebagai sarana hiburan panitia, termasuk melestarikan dan dapat menjadi aset khazanah budaya melayu yang dapat dijadikan salah satu daya tarik pariwisata.

Penghulu Kampung Rawang Kao Barat Arifin menyampaikan Festival Gasing Berembang tahun ini, di gelar yang ketiga kalinya.

Arifin menjelaskan gasing sebuah permainan tradisional masyarakat melayu, gasing ini perlu dilestarikan.

Dikatakan dia, karena memiliki nilai sejarah dan dapat dijadikan sebagai cabang olahraga yang dapat di ukur dengan skor dan prestasi pada iven-iven tingkat nasional dan internasional.

"Karena, itulah untuk menyemarakkan HUT Kampung Rawang Kao Barat, kami menyelenggarakan Festival Gasing Berembang ini, dan Kabupaten Siak telah menjadi barometer bagi gasing nasional," ujar Ketua Pergasi Provinsi Riau itu.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)