Farmasi Elektronik Tonggak Penting Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Hermansyah
700 view
Farmasi Elektronik Tonggak Penting Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Pelantikan Pengurus Cabang Apoteker Indonesia (PC IAI) Siak periode 2023-2027.

SIAK, datariau.com - Bupati Siak Drs H Alfedri MSi menghadiri Pelantikan Pengurus Cabang Apoteker Indonesia (PC IAI) Siak periode 2023-2027. Ketua PC IAI apt Eriyanti dengan Ketua Pengurus PD IAI Riau apt Adrian Mulya.

Kegiatan tersebut, berlangsung di ruang raja Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak pada Selasa (18/7/2023).

Bupati Siak dalam sambutannya, seiring dengan program dari Kementerian Kesehatan dengan 6 pilar Tranformasi Kesehatan, pada pilar keenam adalah Transformasi Teknologi Kesehatan.

Selanjutnya, dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang luar biasa, pelayanan farmasi berbasis elektronik telah menjadi tonggak penting dalam melayani kebutuhan kesehatan masyarakat.

"Era digital yang sedang kita alami saat ini telah membuka jalan bagi pengembangan pelayanan farmasi yang lebih efisien, inovatif, dan berkemajuan serta terjangkau," kata Bupati Siak.

"Dan melalui pelayanan farmasi berbasis elektronik, kita dapat meningkatkan aksesibilitas obat, mempercepat distribusi informasi terkait kesehatan, dan memperkuat hubungan kolaboratif antara Apoteker, tenaga medis, dan pasien," ujar Alfedri.

Dikatakan Alfedri, transformasi ini memberikan potensi besar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempercepat perwujudan visi bagi kesehatan yang lebih baik.

Namun, untuk mewujudkan potensi ini, pemerintah harus menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah memastikan bahwa semua pihak terlibat memahami dan menerapkan teknologi ini dengan tepat dan etis.

Tentunya, hal ini memerlukan investasi dalam peningkatan keahlian dan pemahaman terkait pelayanan farmasi berbasis elektronik di era digital.

"Anda merupakan garda terdepan dalam mewujudkan visi ini. Keahlian dan dedikasi anda akan menjadi pendorong utama dalam menerapkan pelayanan farmasi berbasis elektronik yang efektif dan terpercaya di Kabupaten Siak," ujarnya.

Bupati Siak mengharapkan kerjasama dan kolaborasi yang erat antara apoteker, pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya dalam menciptakan lingkungan yang kondusif, bagi pengembangan dan implementasi teknologi dalam pelayanan Kesehatan.

Selanjutnya, dengan mendorong apoteker untuk selalu berinovasi dan berprestasi dalam menciptakan pelayanan yang lebih efektif dan efisien sehingga terwujudnya masyarakat yang sehat, cerdas dan agamis sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Siak.

"Sebagai Bupati, saya mendukung program dan inisiatif yang berfokus pada pengembangan pelayanan farmasi berbasis elektronik," kata Alfedri.

"Pemda akan berupaya memfasilitasi pelatihan, pendidikan, dan sumber daya yang diperlukan dalam memastikan bahwa apoteker di daerah ini siap menghadapi tantangan di era digital," ucapnya.

Ketua Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) Riau apt Adrian Mulya menjelaskan, perkembangan serta dinamika organisasi saat ini begitu pesat.

Dikatakan dia, pada tanggal 11 Juli 2023 lalu, telah disahkan Undang-undang Kesehatan Omnibus Law yang harus dijalankan sesuai amanah dari DPR.

"Beberapa hal yang mungkin terkait Undang-undang Kesehatan Omnibus Law yang baru ini," kata Adrian Mulya.

"Saya harapkan sejawat apoteker di Kabupaten Siak ini tidak memahami hanya dari mulut ke mulut saja. Tapi dapat membacanya secara detail, khususnya tentang profesi apoteker dan kefarmasian," harapnya.

Dia menyebutkan, dalam beberapa pasal, disebutkan pekerjaan farmasi yang dalam kondisi tertentu dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan yang lain diluar dari kefarmasian. Hal itu, dinilai cukup miris bagi apoteker.

"Kami berharap, untuk kegiatan bersifat kefarmasian tetap mengedepankan farmasi apoteker dalam pengelolaan obat. Karena hal yang berkaitan dengan obat merupakan ranah ilmu dan tanggungjawab dari apoteker," ujar Adrian.

"Tentunya sangat berbahaya, jika masyarakat mendapatkan obat tidak di dedikasi atau diberikan kepada yang bukan bertanggungjawab," pungkasnya.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)