Bupati Siak: Membuat Kebijakan Perlu Data yang Valid...

Hermansyah
816 view
Bupati Siak: Membuat Kebijakan Perlu Data yang Valid...
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi.

SIAK, datariau.com - Ratusan mahasiswa/i Kukerta UNRI, Bupati Siak Drs H Alfedri MSi menyampaikan tujuan sensus data Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) saat ini, untuk mendukung Pemkab Siak dalam menerapkan kebijiakan yang terukur dan tepat sasaran melalui basis data yang akurat.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kepala BPS Siak Prayudho Bagus Jatmiko, Kepala OPD terkait, Camat/Lurah/Penghulu se-Kecamatan Tualang, Kandis, Minas dan Sungai Mandau serta mahasiswa/i Kukerta UNRI Tahun 2023.

"Tentu target kita ingin mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, termasuk pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya," kata Alfedri dalam sambutannya.

"Karena itu, dalam mewujudkan hal ini, Pemkab Siak butuh kerjasama semua pihak, terutama bersama adik-adik mahasiswa/i Kukerta UNRI," ujar Alfedri di aula kantor Camat Tualang, Selasa (1/8/2023).

Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), dilaksanakan berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018. Tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Pengguna SPBE, semua pemangku kepentingan memanfaatkan layanan SPBE, antara lain pemerintah, masyarakat dan pelaku usaha.

"Data itu nantinya, akan digunakan seluruh organisasi perangkat daerah dalam menetapkan kebijakan yang terbaik demi kepentingan masyarakat Kabupaten Siak," jelas Bupati Siak.

"Jika Pemerintah Sumedang kerjasama dengan KKN STPDN, kita kerjasama dengan UNRI yang kemarin sudah dituangkan dalam MoU," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Siak Drs H Alfedri MSi memberikan apresiasi kepada UNRI dan mahasiswa/i Kukerta tahun 2023 yang telah bersedia membantu sensus dalam melengkapi data tersebut.

"Terima kasih yang tak terhingga kepada UNRI dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) serta mahasiswa/i Kukerta tahun 2023 atas kerjasama membantu Pemkab Siak dalam mengumpulkan data SPBE," ucapnya.

Dikatakan Alfedri, pendataan ini akan dilakukan secara door to door berbasis Satuan Lingkungan Setempat (SLS) yaitu RT/RW setempat.

"Pendataan ini akan mulai dari 3-15 Agustus 2023 mendatang, dengan target tiap mahasiswa/ akan mendata 30 rumah," ucap Alfedri.

Bupati Siak Drs H Alfedri MSi berharap proses pendataan ini berjalan dengan baik dan lancar serta menghasilkan data yang valid dan lengkap.

"Mudah-mudahan menjadi ladang amal dan legacy bagi mahasiswa/i Kukerta tahun 2023 ini. Karena bersama-sama Pemkab Siak telah menyiapkan data yang valid," jelas Bupati Siak.

"Untuk kedepannya, Pemkab Siak dapat membuat kebijakan yang terbaik, terencana, terukur agar mempercepat akselerasi pelaksanaan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Siak," terangnya.

Sekretaris LPPM UNRI Emilda Firdaus meminta kepada mahasiswa/i agar menunjukkan mahasiswa/i UNRI itu, mampu melaksanakan tugas dalam proses pendataan. Kegiatan ini bagian dari pengabdian mahasiswa/i Kukerta, yang mendapat penilaian dari Dosen Pembimbing Lapangan.

"Karena ini, merupakan salah satu wujud pengabdian kita dalam perguruan tinggi. Selain anda mendapat ilmu dan nilai, anda juga mengabdi kepada masyarakat," kata Firdaus.

Firdaus tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Siak yang telah memfasilitasi mahasiswa/i UNRI melakukan Kukerta di Kabupaten Siak.

"Terima kasih kepada Pemkab Siak, karena telah memfasilitasi mahasiswa/i Kukerta tematik kami, semoga kegiatan ini berjalan lancar," pungkasnya.

Sosialisasi teknis pendataan/survey melengkapi data SPBE bersama mahasiswa/i Kukerta Universitas Riau (UNRI) untuk wilayah Tualang, Sungai Mandau, Minas dan Kandis.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)