Bupati dan Wakil Bupati Siak Melayat ke Kediaman Petani Karet Diduga Korban Serangan Binatang Buas

Hermansyah
720 view
Bupati dan Wakil Bupati Siak Melayat ke Kediaman Petani Karet Diduga Korban Serangan Binatang Buas
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi dan Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM melayat ke kediaman diduga korban serangan binatang buas.

SIAK, datariau.com - Sebelumnya mendapat kabar duka menimpa salah seorang warga atas nama Andi Sukarman (33) di Kwalian, Kampung Rempak, Kecamatan Siak, Bupati Siak Drs H Alfedri MSi dan Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM langsung ta'ziah ke kediaman duka.

Dimana Bupati Siak Wakil tiba di kediaman korban sekitar pukul 22.00 WIB, Kamis (20/4/2023). Diketahui Andi Sukarman (33) diduga menjadi korban dari serangan binatang buas di kebun karet milik keluarga di Jalan lintas Siak-Tumang, Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak berada tak jauh dari SPBU Siak.

Bupati Siak Drs H Alfedri MSi mengucapkan belasungkawa dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, atas musibah yang di alami Andi Sukarman.

"Kami tadi takziah menemui ayah dan ibunya, memberi dukungan dan doa, semoga keluarga sabar dan tabah dalam menghadapi musibah ini. Dan semoga almarhum Andi diampuni dosa-dosanya, serta Allah SWT jadikan kuburnya taman surga, amin ya robbal alamin," ucap Alfedri.

Selain itu, Alfedri menambahkan almarhum Andi Sukarman (33) sampai saat ini belum mendapat kepastian apa yang telah menyerangnya ataupun penyebab kematian (meninggalnya).

"Tadi kami sudah sampaikan kepada pak Camat, agar besok bisa menyampaikan laporan resmi penyebab meninggalnya Andi Sukarman. Nantinya laporan itu akan kami sampaikan kepada BBKSDA, untuk melakukan monitoring, pemantauan dan survei di daerah sekitarnya," kata Alfedri.

Alfedri tidak lupa menghimbau kepada masyarakat, agar selalu waspada dalam mencari nafkah, khususnya di perkebunan karet dan sawit.

"Semoga hal ini tidak terjadi lagi kepada masyarakat di Kabupaten Siak kedepannya. Semoga Allah SWT menyelamatkan dan menjauhkan negeri ini dari musibah dan marabahaya," harapnya.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)