BRGM Selenggarakan Lokakarya Ecoprint untuk Masyarakat Kelurahan Lubuk Gaung Dumai

datariau.com
1.746 view
BRGM Selenggarakan Lokakarya Ecoprint untuk Masyarakat Kelurahan Lubuk Gaung Dumai
Foto: Ist.
BRGM melalui Kedeputian Bidang Edukasi dan Sosialisasi, Partisipasi, dan Kemitraan menggelar lokakarya pembuatan ecoprint di Kelurahan Lubuk Gaung, Kota Dumai.

DUMAI, datariau.com - Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) melalui Kedeputian Bidang Edukasi dan Sosialisasi, Partisipasi, dan Kemitraan menggelar lokakarya pembuatan ecoprint di Kelurahan Lubuk Gaung, Kota Dumai. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan masyarakat lokal sekaligus memperkenalkan inovasi ramah lingkungan yang dapat dikembangkan sebagai potensi ekonomi kreatif.

Lokakarya yang berlangsung selama satu hari ini diikuti oleh 20 peserta, terdiri dari kelompok wanita tani, Pokmas binaan BRGM, unsur pemerintahan dan menghadirkan narasumber Ibu Tuti Sarinum, Kader Terampil BRGM.

Ecoprint, teknik pewarnaan kain yang memanfaatkan bahan-bahan alami seperti daun, bunga, dan kulit kayu, diperkenalkan sebagai salah satu upaya untuk mendorong kreativitas berbasis lingkungan tanpa merusak alam khususnya ekosistem mangrove. Beberapa bahan yang digunakan antara lain, daun api-api, daun pepaya, daun kenikir dan daun jambu biji.

Dalam sambutannya, Syafrianto, Lurah Lubuk Gaung menyampaikan pentingnya pelatihan ini.

“Selain sebagai upaya pelestarian lingkungan, ecoprint juga dapat menjadi peluang usaha kreatif yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dengan bahan baku yang mudah didapatkan,” ujarnya.

Peserta lokakarya diberikan teori dasar tentang ecoprint dan dampaknya terhadap pelestarian lingkungan, kemudian diajak mempraktikkan teknik dasar menggunakan berbagai jenis dedaunan lokal.

Tak hanya itu, para peserta juga mendapatkan panduan tentang bagaimana mengembangkan produk ecoprint menjadi komoditas bernilai jual tinggi.

Salah satu peserta, Sulasmi, menyampaikan antusiasmenya. “Saya baru tahu kalau daun-daun di sekitar rumah bisa digunakan untuk membuat kain yang cantik seperti ini. Harapannya, pelatihan ini bisa berlanjut agar kami bisa mandiri dan membantu ekonomi keluarga,” ungkapnya.

BRGM berharap lokakarya ini dapat memotivasi masyarakat untuk semakin peduli terhadap lingkungan khususnya ekosistem gambut dan mangrove, sekaligus menciptakan komunitas kreatif yang mampu mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga dan kelestarian lingkungan. (rls)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)