Anggaran Pertahanan Naik, Singapura Beli 8 Jet Tempur F-35A

wahyuni
699 view
Anggaran Pertahanan Naik, Singapura Beli 8 Jet Tempur F-35A
Foto : SINDONEWS.com
Pesawat jet tempur siluman F-35A.

DATARIAU.COM - Anggaran belanja pertahanannya meningkat, Singapura membeli 8 Jet tempur F-35A.

Dikutipberitasatu.com, Angkatan Udara Republik Singapura (RSAF) akan membeli delapan jet F-35A untuk melanjutkan pembangunan kekuatan generasi terbaru, dan untuk melayani kebutuhan keamanan negara.

Ng Eng Hen menjelaskan, setelah beroperasi, jet F-35 akan ditempatkan angkatan udara Singapura sebagai andalan utama.

Ia menjelaskan, harga F-35 sekarang lebih kompetitif di tengah jalur pesanan untuk jet tersebut secara global. Namun Ng Eng Hen tidak mengungkapkan biaya pembelian F-35A di Singapura.

Ia menekankan bahwa meskipun ada peningkatan nominal dalam belanja pertahanan, porsi belanja pertahanan dalam persentase terhadap produk domestik bruto (PDB) telah menurun karena telah dikalahkan oleh pertumbuhan ekonomi.

Pada tahun anggaran saat ini dan tahun depan, anggaran pertahanan tetap stabil pada angka 3 persen, meskipun total belanja pemerintah sebagai persentase terhadap PDB telah meningkat.

DikutipSINDONEWS.com, Menteri Pertahanan Ng Eng Hen mengatakan Angkatan Udara Republik Singapura (RSAF) akan membeli delapan pesawat buatan Lockheed Martin Amerika Serikat tersebut untuk melayani kebutuhan keamanan negara. Dalam debat anggaran Kementerian Pertahanan (MINDEF) di Parlemen pada hari Rabu, Ng mengatakan pesawat-pesawat tersebut diperkirakan akan dikirim sekitar tahun 2030.

Jumlah ini melebihi pesanan RSAF yang sudah ada, yakni sebanyak 12 jet F-35 varian “B”. Dengan pesanan baru ini, armada pesawat tempur F-35 Singapura akan menjadi 20 unit.

Ng mengatakan pembelian F-35A tersebut diatur waktunya untuk memanfaatkan “jendela peluang”. Menurutnya, harga F-35 kini lebih kompetitif di tengah banyaknya pesanan yang sehat untuk jet tersebut secara global. Namun dia menolak mengungkapkan biaya pembelian delapan F-35A.

Kepada Parlemen, Ng mengatakan bahwa secara keseluruhan, pengeluaran MINDEF akan mencapai SD20,2 miliar (USD15 miliar) untuk tahun fiskal 2024/2025, naik 2,5 persen dari tahun sebelumnya.

Namun Ng menekankan bahwa meskipun ada peningkatan nominal dalam belanja pertahanan, porsi belanja pertahanan dalam persentase terhadap produk domestik bruto (PDB) telah menurun karena telah dikalahkan oleh pertumbuhan ekonomi. ***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)