Akal Bulus Kapolres Nunukan yang Aniaya Anak Buah Terendus Kapolda

Ruslan
202 view
Akal Bulus Kapolres Nunukan yang Aniaya Anak Buah Terendus Kapolda
Foto: tvOne/kaltara
Kapolres Nunukan aniaya anggotanya.

DATARIAU.COM - Kapolres Nunukan Kalimantan Utara, AKBP Syaiful Anwar sempat menerbitkan surat telegram untuk memindahkan anggota bintara yang diduga menjadi korban penganiayaan saat acara bakti sosial Akabri angkatan 1999.

“Kapolres mengeluarkan mutasi anggota tersebut dari Polres ke Polsek," kata Kepala Bidang Propam Polda Kalimantan Utara, Kombes Deary Stone saat dihubungi wartawan pada Senin malam, 25 Oktober 2021.

Menurut dia, mutasi dilakukan AKBP Syaiful terhadap bintara pasca dugaan peristiwa pemukulan terjadi. Namun, Deary belum bisa menjelaskan secara detail terkait motif diterbitkannya telegram mutasi tersebut. Kini, mutasi telegramnya sudah dibatalkan.

"TR mutasi yang dikeluarkan Kapolres dibatalkan," ujarnya.

Kemudian, Deary mengatakan Propam saat ini masih memproses Kapolres yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan terhadap bintara tersebut. Bahkan, Syaiful sudah dinonaktifkan dari jabatan Kapolres.

Kapolres Nunukan aniaya anggotanya

“Tindaklanjutnya perintah Kapolda (agar) Kabid Propam proses tuntas. Dua, Karo SDM nonaktifkan yang bersangkutan,” jelas dia.

Sementara Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Utara (Kaltara), Kombes Budi Rachmat menjelaskan AKBP Syaiful Anwar mengeluarkan mutasi kepada anggota bernama Brigadir SL yang dipukul dari Banit Unit Samapta Polsek, Banit Bintara Unit TIK Polres Nunukan ke Polsek yang berbatasan dengan Malaysia.

“Nah, TR itu perintah Pak Kapolda suruh dibatalkan, dianggap batal kan perintah Kapolda. Kemudian Kapolres Nunukan dikeluarkan SKEP penonaktifan Kapolres Nunukan,” ucapnya.