Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru Diberi Siraman Rohani Oleh Ustadz Syafrinaldi Lc

datariau.com
927 view
Warga Binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru Diberi Siraman Rohani Oleh Ustadz Syafrinaldi Lc
Foto: Ade Lestari
Kepala Kantor Kemenkum HAM Wilayah Riau, M Diah didampingi Kalapas Yulius Sahruza, foto bersama sejumlah warga binaan.
PEKANBARU, datariau.com - Mencegah terjadinya kerusuhan warga binaan, Lapas Kelas IIA Pekanbaru menggelar acara Tabligh Akbar dan dzikir bersama, Selasa (14/5/2019). Para warga binaan juga mendapat siraman rohani dari Ustadz H Syafrinaldi LC.

Kepala Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Riau, M Diah, mengatakan, tabligh akbar ini diselenggarakan dengan merangkum tiga unit warga binaan yang terdekat.

"Jadi tabligh akbar ini dirangkum dari tiga unit, yakni Lapas Dewasa, Lapas Perempuan dan Rutan. Agenda ini merupakan bagian-bagian pembinaan kita kepada warga binaan," jelas M Diah.

Menurutnya, kegiatan ini sengaja dilakukan oleh Kepala Lapas Kelas II A Pekanbaru Yulius Sahruza bersama sejumlah kepala divisi agar sama-sama mengingatkan dan mengintropeksi diri dalam bulan suci Ramadhan.

"Melalui kegiatan ini kita merangkum kebersamaan, kerjasama antara warga binaan maupun dengan petugas kita. Apalagi ajaran agama (Islam, red) kita menganjurkan untuk menjaga hubungan baik sesama manusia dan hubungan dengan Allah Subahanahu wa Ta'ala," kata M Diah.

Dengan terciptanya hubungan baik, M Diah meyakini hal-hal yang tidak diinginkan akan bisa terhindari. Sebab, manusia yang berkualitas tidak akan cepat terpicu dengan isu-isu yang dapat merugikan banyak pihak. "Seperti yang terjadi di Rutas Kelas II B Siak Sri Indrapura kemarin. Hal seperti inilah yang kita hindarkan," katanya.

Selain meningkatkan keimanan warga binaan dan seluruh jajarannya, M Diah juga berharap dengan ceramah agama ini mampu meningkatkan iman dan taqwa serta kesadaran warga binaan.

"Dalam momentum bulan suci Ramadhan, setelah adanya suatu peristiwa yang terjadi kemarin, kegiatan ini yang sangat baik dilakukan. Ini akan jadi program berkelanjutan ke depannya," ujar M Diah. (ade)
Penulis
: Ade Lestari
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)