Viral, Pria Kesetrum Listrik Bangkit Lagi Usai Dikubur Dalam Lumpur

datariau.com
1.409 view
Viral, Pria Kesetrum Listrik Bangkit Lagi Usai Dikubur Dalam Lumpur

DATARIAU.COM - Penghuni jagad maya baru-baru ini dibikin geger dengan kabar yang beredar di media sosial mengenai jenazah pria bisa bangkit dari kubur usai dipendam di dalam lumpur. Sebelumnya, pria tersebut dinyatakan tewas usai tersetrum. Bagaimanakah fakta sebenarnya?

Dari sebuah rekaman video yang tersebar di Facebook menunjukkan seorang pria bertelanjangdada yang tengah menguburkan sebagian tubuh korban dengan lumpur. Tak hanya itu, ia juga melumuri tubuh korban dengan lumpur.

Insiden tersebut, seperti yang dilansir dari laman Detik.com, pada Kamis (12/7/2018), disebutkan terjadi di Desa Sungai Purun Kecil, Sungai Piyuh, Kalimantan Barat. Dan menurut keterangan yang menyertai unggahan video tersebut, dinyatakan orang kesetrum yang dikubur di tanah basah bisa hidup kembali.

"Subhanallah?. Kejadian di Pontianak. Orang kesetrum yang dikatakan sudah mati. Langsung dikubur dalam tanah yang basah, bisa hidup lagi. Mungkinkan ini bisa jadi pelajaran salah satu cara, kalau orang kesetrum itu pertolongan pertama di kubur dalam tanah basah ya??" demikian isi postingan tersebut, dikutip dari Detik.com.

Terkait kabar tersebut, Kapolda Kalimantan Barat Irjen Didi Haryono angkat bicara. Ia mengungkapkan bahwa korban yang diketahui bernama Susanto mengalami kecelakaan kerja, tersengat listrik. Ketika itu, korban melakukan pemasangan kanopi di depan bengkel mobil.

"Pada saat kejadian, korban sedang melakukan pemasangan atau pengelasan kanopi di depan bengkel mobil 'Aneka Jaya'. Karena jarak kanopi yang dibuat terlalu dekat dengan kabel bidar utama/kabel TM (jaringan listrik), sehingga menyebabkan korban kesetrum," jelas Didi melalui pesan singkat.

Melihat kejadian tersebut, warga yang kebetulan berada di lokasi kejadian bergegas menolong Susanto dengan cara menguburkan sebagian tubuhnya di lumpur. Hal tersebut, menurut Didi, bertujuan untuk menghilangkan aliran listrik yang masuk ke dalam badannya.

"Adapun pertolongan pertama yang dilakukan warga sekitar setelah kejadian tersebut adalah dengan mengubur bagian tubuh korban dengan menggunakan lumpur, mulai leher sampai kaki guna menghilangkan induksi aliran listrik dalam tubuh korban (ground)," ungkap Didi.

Setelah mendapatkan pertolongan pertama, Susanto segera dilarikan ke Puskesmas. "Setelah itu, korban langsung dibawa ke Puskesmas Rawat Inap Sungai Piyuh, kemudian dirujuk ke RS Rubini Mempawah untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut," tambah Didi.

Rupanya proses penguburan tersebut, seperti yang dijelaskan Didi, merupakan bentuk pertolongan pertama. Dan ketika dikuburkan oleh warga, Susanto sendiri masih dalam keadaan hidup. Penjelasan tersebut tentu menepis kabar yang menyebut Susanto tewas usai tersetrum dan hidup kembali setelah dikubur dalam tanah basah.

Sumber
: suratkabar.id
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)