Ungkapan Pengojek Sampan di Laut Jaya Tanjung Pinang

Datariau.com
815 view
Ungkapan Pengojek Sampan di Laut Jaya Tanjung Pinang
Foto: Jaya Heri ardian Jaya
Zainal (53) saat menanti penumpang yang ingin memakai jasa sampannya

Tanjung Pinang, datariau.com - Perkembangan transportasi yang ada di Tanjung Pinang di bidang angkutan darat maupun laut semakin berkembang baik . Angkutan darat yang cukup berkembang adanya ojek online, bahkan sudah eksis. 

Namun sebaliknya, jumlah ojek laut masih bisa dihitung dengan jari, terlebih juga tempat operasional masih sedikit. Hal ini seperti yang dialami oleh Zainal (53) saat menanti penumpang yang ingin memakai jasa sampannya.

Salah satu lokasi perairan yang dapat dioperasionalkan didaerah pelabuhan Sri Bintan Pura dan sekitar laut jaya. Sebab banyak warga yang tinggal maupun ingin mengunjungi daerah seberang yaitu Pulau Penyengat dan Kampung Bugis. 

Sebut saja Zainal, ia merupakan salah satu masyarakat yang berasal dari tanah seberang, yaitu Tembilahan yang menopang hidupnya menjadi ojek sampan. Sejak 20 tahun silam mencoba keberuntungan menjadi ojek sampan. 

Laki-laki 53 tahun ini setiap hari memakirkan sampannya di bibir pelabuhan Sri Bintan pura maupun laut jaya, menanti penumpang yang ingin memakai jasanya. Dimulai dari pagi setiap pukul setengah tujuh hingga lima sore. 

"Biasanya yang paling ramai pagi hari dan sore. Pada waktu-waktu tersebut merupakan masa pergi dan pulang kerja, serta anak sekolah," ujar zainal kepada datariau.com, Ahad (28/7/2019). 

Dalam sehari tambahnya, biasanya ia bisa mendapatkan Rp.150 ribu apabila penumpangnya ramai, tapi penumpang nya sedikit saehari bisa dapat Rp.50 ribu. 

Laki laki yang akrab disapa pak zainal ini sangat berharap, agar pemerintah memberikan bantuan seperti perbaikan sampan sebab banyak para ojek sampan yang memiliki sampan yang tidak layak dioperasikan, dikarenakan untung yang didapat cuma bisa buat makan sehari hari. (Jay)

Penulis
: Jaya Heri ardian Jaya
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)