Tradisi Ngadang Durian Pusako di Air Hitam

Datariau.com
904 view
Tradisi Ngadang Durian Pusako di Air Hitam

SAROLANGUN-JAMBI, datariau.com  -  Awal Tahun 2020 di mana sebagian masyarakat di desa dalam   kecamatan air hitam Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi . 

Salah satu nya masyarakat desa baru asik mengisi pergantian tahun baru dengan beramai-ramai ngadang durian Pusako, yang mana di maksut durian Pusako adalah durian yang di tanam oleh leluhur nenek moyang jaman dahulu, seperti kakek nenek, hampir sebagian masyarakat desa baru memilih untuk mengisi libur dan pergantian tahun dengan mengadang durian di kebun.

Uniknya lagi, di desa baru para keluarga yang hobi mengadang durian, meski tidak memiliki batang durian sendiri, namun bagi yang memiliki kerabat yang mempunyai pokok durian atau batang durian, bisa menumpang mengadang durian jika yang bersangkutan mengizinkan.

Bagi pecinta berpetualangan, di hutan mengadang durian memberi sensasi kepuasan tersendiri, bukan masalah durian nya, namun bagi mereka yang hobi berpetualangan di hutan mengadang durian.

"Momen yang paling menyenangkan adalah saat menanti buah durian jatuh dari pohon nya, " ungkapkan salah seorang jurnalis senior di Sarolangun sekaligus wakil ketua ikatan wartawan online Sarolangun, Warsun Arbain.

Menurut Warsun, mengisi libur akhir tahun dengan mengadang durian memiliki kepuasan tersendiri, bukan masalah berapa banyak durian yang di dapat.

"Namun lebih mengarah ke hobi kita berpetualangan di hutan apa lagi mengadang durian momen yang mengasikan adalah menanti detik-detik durian jatuh," katanya. 

Selain itu, bisa menikmati buah durian segar yang lansung di dapat dari pokok durian Tampa di panjat dan rasa durian yang di jual di pinggir jalan dengan durian yang di hasilkan sendiri dengan cara mengadang tentu sangat beda.

 "Selain lebih lezat, durian yang jatuh sendiri dari pokok durian cenderung lebih harum , ditambah lagi saat menantikan detik-detik durian jatuh momen ini lah yang menjadikan rasa kepuasan yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata," ujar nya (Sobri)

Penulis
: Sobri
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)