Tim Penembak Indonesia Gagal ke Final Asian Games

Ruslan
884 view
Tim Penembak Indonesia Gagal ke Final Asian Games
Latihan Pelatnas Menembak Jelang Asian Games.

DATARIAU.COM - Tim menembak Indonesia gagal lolos ke babak final Asian Games 2018 untuk nomor 10M Air Riffle, Minggu 18 Agustus 2018.  Muhammad Naufal Mahardika dan Monica Damayanti tampil di bawah performa. 

Nomor 10 meter air rifle mixed diikuti oleh 58 atlet dari 29 negara, dan dipertandingkan di venue menembak Jakabaring Sport City (JSC). Naufal dan Monica mendapat 821,1 poin sehingga harus puas berada pada peringkat ke-9 dan tidak lolos ke final.

Manajer tim menembak Indonesia, Sarozawato Zai, mengungkapkan bila Naufal dan Monica demam panggung. Sebab, lawan-lawannya merupakan atlet dalam ajang olahraga terbesar di Asia ini.

"Kami tidak mau mencari kesalahan atau kambing hitam, namun memang sedikit kecewa karena sebenarnya bisa lebih baik lagi. Target awal tadi di nomor ini Indonesia bisa masuk final," kata Zai usai laga.

"Di menembak ini memang faktor mental dan psikologis sangat berperan penting, mereka melawan dirinya sendiri. Tadi sudah kami beri motivasi juga bahwa kita bermain di kandang sendiri dan harus lepas. Tapi, ini pelajaran berharga karena lawan yang dihadapi juga memang lebih baik," tambahnya.

Babak kualifikasi 10 meter air rifle beregu campuran menyaring hingga tinggal lima besar untuk babak final. Atlet Korea Selatan, Jung Eunhea dan Kim Hyeonjun, menjadi peraih poin tertinggi dengan mendapat total 836,7 poin.

Peringkat kedua adalah India yang memperoleh 835,3 poin dengan petembak Apurvi Chandela dan Ravi Kumar. Mongolia pada peringkat ketiga mendapat 832,1 poin lewat Nandinzaya Gankhuyag dan Bayaraa Nyantai.

Kemudian pada peringkat keempat ditempati oleh China, yang mendapat 831,1 poin dengan petembak Ruozhu Zhao dan Haoran Yang. Dan posisi kelima ditempati oleh Taiwan yang mendapat 829,8 poin, dengan petembak Yingshin Lin dan Shaochuan Lu. 

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: viva.co.id
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)