Tiga Jemaah Haji Diamankan Askar Saudi

Bambang
1.864 view
Tiga Jemaah Haji Diamankan Askar Saudi
Ilustrasi (Foto: Internet)
Tiga jemaah haji wanita yang sempat ditahan Askar Masjidil Haram

Datariau.com - Gara - gara membawa banyak belanjaan ketika hendak sholat di Masjidil Haram, empat orang jemaah haji wanita dari Embarkasi Makassar (UPG) diamankan pihak keamanan wanita Masjidil Haram (Askar), Selasa (3/9/2019) kemarin.

Awalnya, empat orang jemaah Indonesia itu sempat diperiksa Askar. Saat tengah diperiksa, seorang jemaah melarikan diri, sehingga pihak Askar Masjidil Haram curiga dan menahan tiga orang jemaah. 

Sementara seorang jemaah yang melarikan diri, melapor kepada Tim Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (P3JH) dan menceritakan duduk perkaranya.

"Ada 1 orang yang lari dari pemeriksaan sehingga Askar perempuan curiga. Jadi yang 3 orang sisanya langsung ditangkap," kata petugas P3JH, Agus Pribowo kepada MCH,  Kamis (5/9/2019).

Agus mengatakan petugas P3JH berkoordinasi dengan petugas sektor khusus Masjidil Haram untuk membebaskan tiga jemaah yang ditahan Askar. Mereka berupaya menegosiasikan kepada pihak Askar Masjidil Haram agar membebaskan tiga jemaah yang ditahan.

"Itu negosiasi lumayan alot sama komandan polisi yang pria di pos Bab Ali hampir 1.30 menit negonya," ujarnya.

Menurut Agus, pihak Askar sempat menolak langsung membebaskan jemaah. Mereka meminta yang datang menjemput jemaah adalah dari pihak muassasah dan maktab 38 UPG dengan membawa paspor aslinya. 

Namun, petugas dari Seksus dan P3JH meyakinkan Askar bahwa identitas jemaah Indonesia ada pada gelang yang digunakan setiap jemaah. Di gelang tersebut ada nama jemaah berikut nomor paspornya. Baru kemudian petugas haji Indonesia bisa mengecek identitas jemaah melalui aplikasi Haji Pintar.

"Dengan cara kita masukan nomor paspornya. Kita mau foto gelang jemaahnya dan minta ditemuin aja enggak dikasih," ungkapnya.

Akhirnya, terang Agus, setelah negosiasi alot, pihak Askar bersedia memberikan gelang jemaah haji yang ditahan untuk identifikasi awal melalui aplikasi Haji Pintar. Setelah nomor paspornya dibuka di aplikasi, tertera bahwa ketiga jemaah tersebut benar adalah jemaah haji Indonesia.

"Alhamdulillah setelah kami negosisasikan beres, dilepaskan tanpa syarat," imbuhnya.*

Editor
: bambang
Sumber
: viva.co.id
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)