Terbiasa Mendengar Bacaan Al Qur'an Sejak Kecil, Rahasia Rizki Indah Raih Juara 1 Hifzil Qur'an MTQ Riau 2018

Admin
537 view
Terbiasa Mendengar Bacaan Al Qur'an Sejak Kecil, Rahasia Rizki Indah Raih Juara 1 Hifzil Qur'an MTQ Riau 2018
Foto: Yana Mezufri

DATARIAU.COM - Rizki Indah Lestari, peraih Juara I cabang hifzil Qur'an golongan 10 juz pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXVII Provinsi Riau, terkenal ramah di lingkungan kampus. Pengumuman tersebut dilaksanakan pada Selasa (18/12/2018) di Masjid Agung An-Nur Pekanbaru.

Berkuliah di Jurusan Pendidikan Bimbingan Konseling Universitas Riau (UNRI), Indah mengaku tak alami kesulitan dalam menghafal juz Al-Qur'an. Kegiatan menghafal Al-Qur'an ini sudah dimulainya sejak usia 3 tahun secara otodidak.

"Pada awalnya saya menghafal qur'an itu hanya karena mendengarkan kaset yang sering diputar oleh orang tua ketika di rumah, lagi di perjalanan," ungkapnya, kemarin.

Selain itu, sejak kecil Indah juga sering berlomba hafalan dengan kakaknya (almh). Mereka berdua berlatih guna menungkatkan jumlah hafalan hingga dapat mengikuti irama Syeikh Mishary Rasyid Al-Afasi.

Telah mengikuti perlombaan cabang hifzil qur'an golongan 10 juz sejak tahun 2012, Indah mengaku perjuangannya tidaklah mudah.

Walaupun sering menyabet gelar juara pada perlombaan-perlombaan hifzil qur'an, ia juga pernah gagal dikarenakan hafalannya yang kurang lancar. Namun kegagalan yang ia dapati bukannya membuatnya merasa sedih dan terpuruk, Indah justru merasa termotivasi.

"Saya termotivasi untuk terus menambah hafalan dan semangat dalam memperbaiki bacaan agar lebih baik lagi," ucap gadis asal Siak itu, Kamis (20/12/2018).

Hafizah yang sudah menghafal 18 juz ini mengaku didukung penuh oleh kedua orang tuanya walaupun bukan berlatar keluarga penghafal Al-qur'an. Setiap selesai shalat maghrib Indah selalu mengulang-ulang hafalannya dibantu oleh Sang Mama.

"Kebiasaannya tu, setiap habis maghrib aku disimak hafalanku sama mama lewat telefon, dites hafalan biar makin lancar gitu," jelas Indah lewat pesan singkat.

Kebiasaan lain yang Indah lakukan adalah selalu memberikan waktu 3 hari kepada dirinya sendiri untuk mengulang dan melakukan persiapan sebelum perlombaan dihelat. Ia mengatakan sesibuk apapun kuliah, ia tidak akan pernah bisa melupakan Al-Qur'an. "Malah karena Al-qur'an insya Allah yang buat kuliah jadi berjalan dengan lancar," ucapnya. (yan)

**Artikel ini ditulis Yana Mezufri, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Riau. Kontak: yana.mezu@gmail.com

Penulis
: Yana Mezufri
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com