MEKKAH, datariau.com - Sheikh Abdulrahman
Al-Sudais, Ketua Urusan Agama Dua Masjid Suci, meresmikan pameran perintis
bertema "Kesadaran dan Pengayaan" di Masjidil Haram, Mekkah pada Rabu
(11/6/2025). Pameran ini merupakan yang pertama dari jenisnya, dirancang khusus
untuk memperkaya perjalanan spiritual para jamaah haji.
Pameran yang diselenggarakan bekerja sama dengan Yayasan
Al-Midad untuk Warisan dan Budaya ini sejalan dengan rencana operasional Kantor
Urusan Agama untuk musim haji 1446 H. Inisiatif ini bertujuan mempromosikan
pesan dan bimbingan Alquran kepada khalayak global melalui pengalaman budaya
dan intelektual.
"Tujuan kami adalah menjadikan Alquran sebagai bekal
paling berharga yang dibawa para peziarah saat kembali ke tanah air
mereka," ujar Sheikh Sudais saat peluncuran. Ia menggambarkan pameran tersebut sebagai
"mercusuar iman global" yang memamerkan pesan universal Alquran
tentang moralitas, toleransi, dan moderasi.
Pameran
menampilkan koleksi manuskrip Alquran langka, beberapa berusia lebih dari 1.000
tahun. Koleksi mencakup salinan tulisan tangan kuno, panel kayu bertuliskan
ayat-ayat, dan edisi-edisi penting secara historis dari berbagai era Islam,
termasuk manuskrip yang terkait dengan Mesir Hulu.
"Pameran ini
merupakan platform yang kuat untuk mempromosikan nilai-nilai Islam yang sejati
- toleransi, keseimbangan, dan karakter yang baik," tambah Al-Sudais.
Pameran berlokasi di Perluasan Ketiga Masjidil Haram dan terbuka untuk para
peziarah serta pengunjung.
Sheikh Sudais
menyampaikan penghargaan kepada Insinyur Anas Saleh Sayrafi, Sekretaris
Jenderal Yayasan Al-Midad, atas dukungannya. Ia menegaskan komitmen
Kepresidenan untuk memperkuat kemitraan strategis dengan Al-Midad guna
menyelenggarakan lebih banyak pameran budaya di Dua Masjid Suci.
Pameran
"Kesadaran dan Pengayaan" merupakan bagian dari upaya lebih luas
menempatkan Alquran di jantung pengalaman haji dan menyiarkan bimbingannya yang
abadi kepada khalayak seluruh dunia.***
Sumber: SINDOnews.com