Silahturahmi 'Mubes' DPW, DPD Riau-Kepri dan DPC LMB Kecamatan se-Kabupaten Siak di Tualang

Hermansyah
1.859 view
Silahturahmi 'Mubes' DPW, DPD Riau-Kepri dan DPC LMB Kecamatan se-Kabupaten Siak di Tualang
Silahturahmi 'Mubes' DPW, DPD Riau-Kepri dan DPC LMB Kecamatan Pangkalan Kerinci se-Kabupaten Pelalawan dan Kecamatan se-Kabupaten Siak.

SIAK, datariau.com - Mempererat tali silahturahmi antar sesama Pemgurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Riau-Kepri bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kecamatan se-Kabupaten Siak, Riau.

Silahturahmi ini dapat di artikan dengan nama Musyawarah Besar (Mubes) Pengurus Laskar Melayu Bersatu (LMB) yang di agendakan dalam pembahasan perihal struktur pengurusan di tubuh DPP LMB saat ini yang diadakan di aula Highland Hotel Tualang, Sabtu (4/1/2020) malam, di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.

Ajang silahturahmi 'Mubes' ini turut dihadiri oleh DPW LMB Kepri Karimun, DPD LMB Batam, DPD LMB Pelalawan dan seluruh DPC LMB Kecamatan se-Kabupaten Siak dan Pelalawan, beserta organisasi masyarakat (ormas) Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) dan Dewan Pimpinan Daerah Rumpun Melayu Bersatu Laskar Hulubalang Melayu Riau (DPD RMB-LHMR) Kabupaten Siak, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau.

Datuk Panglima Muda Dewan Pimpinan Daerah Laskar Melayu Bersatu (DPD LMB) Perawang, Kabupaten Siak, Riau H Asril melalui Datuk Timbalan Panglima Muda DPD LMB Perawang Kabupaten Siak, Riau Muhammad Fauzi ST dalam sambutan menceritakan perjalanan LMB hingga menjadi saat sekarang ini. 

Selanjutnya, dibalik besarnya Laskar Melayu Bersatu (LMB) saat ini terdapat sedikit polemik pada pengurusan pusat dengan pengangkatan Datuk Timbalan Panglima Besar Ismail Amir dan Datuk Setia Usaha DPP LMB Bukhari. Dia meminta agar adanya pembahasan (Mubes) sebelumnya atas pengangkatan Ismail Amir dan Bukhari tersebut.

"Ada point yang menjadi tuntutan kami (DPD LMB) saat ini, meminta penarikan surat keterangan (SK) atas penunjukan Datuk Ismail Amir dan ganti Datuk Setia Usaha DPP LMB Datuk Bukhari," tandasnya.

Selanjutnya, pembahasan tersebut mendapat respon dari setiap Pengurus LMB daerah maupun wilayah, seperti halnya dalam penyampaian Datuk Panglima Muda DPD LMB Pelalawan Tarmizi Maskar menyebutkan, bahwa semenjak berdirinya LMB Pelalawan maka kita dapat membesarkan nama daerah dan tempatan yaitu marwah melayu.

"Memang awalnya kita mengorbankan beberapa orang, namun akhirnya kita dapat membawa marwah dan memperjuangkan hak putera tempatan berkat LMB ini, walau mendapat intervensi dari berbagai ormas sebelumnya. Saya meminta hendaknya persoalan ini dapat di percepat," ujarnya.

Menanggapi persoalan atas pengangkatan Ismail Amir sebagai Datuk Timbalan Panglima Besar DPP LMB tersebut, Datuk Panglima Wilayah DPW LMB Kepri-Tanjung Balai Karimun Azman Zainal menyebutkan bahwa ini DPP, berapa banyak orang-orang melayu yang ada di Provinsi mempunyai nama besar dan pangkat, memiliki keahlian juga sudut pandang serta pemikiran yang bagus.

"Katakanlah SDM dia rendah, yang diaturkan ormas macam ini, berapa juta penduduk Riau ini dan disinilah Laskar Melayu Bersatu," ujarnya.

Kemudian Azman Zainal mengatakan, disini (Riau) memang kita tidak dapat langsung ke rumah-rumah, maka kita lihat disini banyak tokoh-tokoh Riau dan kita ketahui ada berapa Jendral disini seperti Shaleh Djasit kalau seandainya beliau yang dilantik tidak akan ada yang komplain itu.

"Setengah dari ini Indonesia ini orang kenal dengan beliau (Shaleh Djasit), untuk jabatan seperti Syamsurijal itu mungkin bisa untuk Datuk Setia Usaha maupun Sekertaris dan masih banyak tokoh-tokoh lainnya dan dari universitas dan sebagainya, maunya kita seperti itu," tandasnya.

Dikatakannya, level kita seperti DPW dan yang rendah DPD ini kan malu juga kita, dan kami datang dari jauh-jauh karena melayulah. Saat ini, kata Azman, kita tidak benci dengan ayahnda Syarwan Hamid, karena sayanglah kita seperti ini dan mau dibawa nanti seandainya ini tidak jelas yang memimpin LMB tersebut.

"Tumpah darah kita membesarkan Laskar Melayu Bersatu ini, dua periode di Karimun itu DPD dan pada 16 Oktober lalu telah dilantik Panglima Besar Syarwan Hamid menjadi DPW. Karena melayu ini milik orang ramai maka berembuklah, musyawarahlah, kalau di pemerintah itu ada dewan pertimbangan dan ini bukanya salah Datuk Syarwan Hamid ini datangnya dari Datuk Setia Usaha Bukhari," pungkasnya.

Sebab, lanjutnya Datuk Panglima Wilayah DPW LMB Kepri-Tanjung Balai Karimun Azman Zainal menjelaskan kami di provinsi ini tidak berpengaruh kami berjalan dan besar sendiri tanpa adanya bantuan dari pusat.(*hs/r)

Editor
: Redaksi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)