KEPULAUAN MERANTI, datariau.com - Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Said Hasyim menghadiri kegiatan evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Pemerintan Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2019, kegiatan dalam rangka menguji kemampuan SKPD dalam menyusun sistem perencanaan, penganggaran dan sistem pelaporan kinerja yang selaras dengan pelaksanaan sistem Akuntabilitas keuangan itu, dipusatkan di Ballroom, Hotel Nagoya, Batam, Sabtu (28/9/2019).
Hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H Yulian Norwis SE MM, Asisten Deputy Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi Akuntabilitas dan Pengawasan I Kemenpan RB Komaruddin AK MSc, Nara Suber Hari Kamto, Asisten III Sekdakab Meranti H Rosdaner MPd, Kepala Bappeda Meranti Dr H Maamun Murod, Insektor Meranti Drs Suhendri dan Jajaran Pejabat Eselon II Dilingkungan Pemkab Meranti, Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Saputra SH, Kabag Ortal Rika SSos dan Jajaran Pejabat Eselon III, para Camat se-Kabupaten Meranti, Kasubag program setiap OPD dan lainnya.
Dalam kegiatan itu, seluruh SKPD diminta oleh penguji untuk memaparkan Casecading atau pohon kinerja yang disusun sebagai dasar pelaksanaan kegiatan berbasis kinerja disetiap SKPD, yang langsung dievaluasi dan diuji oleh Asdep Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi Akuntabilitas dan Pengawasan I Kemenpan RB Komaruddin AK MSc.
Dalam pemaparan yang dilakukan oleh Kepala SKPD dihadapan Wakil Bupati serta pembimbing dari Kemen PAN RB, penyusunan Casecading yang dilakukan oleh setiap OPD ang berbasi: kinerja, efektif, eflsien dan bermanfaat, terbukti sudah cukup baik namun beberapa masih butuh penyempurnaan.
Kelemahan yang ditemui seperti dalam penggunaan kalimat yang tidak efisien dan penyusunan pohon kinerja yang kurang logic.
Untuk itu, Komaruddin meminta Kepala SKPD untuk lebih menyederhanakan kalimat agar mudah dimengerti dan penyusunan program yang lebih logis.
Selain itu juga seperti diingatkan Komaruddin diperlukan pelaksanaan program yang terintegrasi antara satu SKPD dengan SKPD lainnya.
Setelah diberikan petunjuk dan arahan dari pihak Kementrian PAN-RB RI, para Kepala SKPD dan Kasubag Program mulai memahami dengan baik. Diharapkan kedepan penyusunan SAKIP lebih sempurna sehingga apa yang ditargetkan Bupati dan Wakil Bupati perolehan nilai SAKIP A dapat terwujud.
Menyikapi kegiatan itu, Wakil Bupati Meranti H Said Hasyim menegaskan penyusunan SAKIP yang paling penting, namun hal itu hanya bersifat adminsitrasi, agar pegawai Iebih menyadari apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya.
"Yang penting pegawai memiliki kinerja yang tinggi sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya sehingga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat," tegasnya. (put)