Rawan Bencana, Warga Diminta Malam Tahun Baru di Rumah Saja

datariau.com
764 view
Rawan Bencana, Warga Diminta Malam Tahun Baru di Rumah Saja
Ilustrasi (Foto: Internet)

DATARIAU.COM - Warga Mataram, Nusa Tenggara Barat diimbau tidak merayakan pesta Tahun Baru 2019 di pantai untuk menghindari berbagai potensi bencana. Mereka disarankan menggelar perayaan tahun baru di rumah. Imbauan itu diungkapkan Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang.

"Masyarakat agar menjahui garis pantai saat merayakan Tahun Baru 2019 untuk menghindari berbagai potensi bencana. Apalagi, BMKG telah memberikan peringatan dini terkait bulan purnama. Karenanya agar terhindar dari potensi bencana jauhi garis pantai dan akan lebih baik merayakan tahun baru di rumah saja," kata Lalu Martawang, Rabu (26/12/2018).

Menurut Martawang, Pemkot Mataram sudah berkoordinasi dengan TNI AL untuk bersama-sama memantau garis pantai Mataram sepanjang 9 kilometer.

Pada prinsipnya, Kota Mataram yang memiliki warga yang heterogen harus dipahami, sehingga perayaan Tahun Baru 2019 tetap dipersilakan tetapi dengan cara sederhana dan memiliki rasa sensitif dengan kondisi daerah yang sedang pemulihan pascagempa bumi Lombok.

Akan tetapi, kata dia, tidak bisa dihindari pasti ada sebagian warga yang keluar rumah untuk merayakan tahun baru sehingga pemerintah kota tetap memfasilitasi kegiatan perayaan tahun baru di Taman Sangkareang yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata.

"Pemerintah kota menyiapkan acara dengan sangat sederhana, dengan pertimbangan mungkin ada orang tua yang hanya sedekar mengajak keluarganya untuk berada di luar rumah, bisa kita maklumi," katanya.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, Babinkamtibmas, dan Babinsa mulai pukul 23.00 WITA, menyebar ke wilayah masing-masing untuk mantau aktivitas masyarakat sampai dengan pergantian tahun. "Sementara wali kota dan wakil wali kota akan siaga memantau perayaan tahun baru di depan pendopo," katanya.

Di sisi lain sebagai upaya kewaspadaan, aparat kepolisian telah menyiapkan operasi Gatarin, membangun posko-posko pemantauan dibeberapa titik, sedangkan pemerintah kota mendukung dengan menyiagakan layanan kesehatan selama 24 jam, termasuk di posko disiagakan mobil ambulans dan petugas kesehatan.

"Jika ada indikasi kejadian yang dapat mengganggu kamtimbas ataupun lainnya, masyarakat diminta segera melapor kepada aparat terdekat," katanya.

Hal itu dimaksudkan sebagai upaya antisipasi, sehingga masyarakat semua diharapkan sama-sama berdoa agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (*)

Editor
: Redaksi
Sumber
: https://www.inews.id/daerah/regional/jauhi-garis-pantai-warga-mataram-diimbau-rayakan-tahun-baru-di-rumah/411429
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)