Pilpres 2019, PAN Belum Melabuhkan Dukungannya, Ini Alasannya..

Datariau.com
741 view
Pilpres 2019, PAN Belum Melabuhkan Dukungannya, Ini Alasannya..
Wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan.

JAKARTA, datariau.com - Jelang pendaftaran Pilpres 2019, Partai Amanat Nasional (PAN) masih belum melabuhkan dukungannya. Wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan mengatakan hingga saat ini partainya masih terus membuka komunikasi ke berbagai pihak.

Komunikasi, kata Taufik, tak hanya dilakukan dengan Gerindra dan PKS yang sering disebut-sebut sebagai koalisi labuhan PAN. Komunikasi juga dilakukan dengan PDIP dan Golkar.

"PAN kan ibarat gadis yang seksi semua minta untuk berkoordinasi, melakukan komunikasi dengan PAN," kata Taufik, di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/7/2018).

Menurut Taufik, komunikasi yang terus dibangun partainya bersama parpol-parpol lain adalah hal yang wajar. Namun, keputusan ke mana partainya akan melabuhkan dukungan tetap ada di rakernas.

"Artinya itu sah-sah saja setiap parpol melakukan proses komunikasi politik dengan siapapun sepanjang batas waktu tadi last minute injury time tidak terlewati. Dan tentunya sekali lagi masih mundurnya calon-calon itu (juga) salah satu pertimbangan," ujarnya.

Taufik mengakui dalam pembahasan bersama banyak nama yang diusulkan untuk mengisi posisi capres dan cawapres. Namun, keputusan akhir tetap diputuskan bersama dengan koalisi nantinya.

"Itu kan istilahnya kondisi bahwa keputusan final pasti nanti siapa pun akan dipatuhi dalam kondisi kesepakatan koalisi. Ini namanya kita saling memberikan pendapat kan boleh saja. Tapi pada saat kemudian ada keputusan final itu menjadi bagian kesepakatan koalisi," tutur Taufik.

Seperti diketahui, hingga kini PAN masih terus melakukan komunikasi dengan parpol-parpol lainnya. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan diketahui beberapa kali melakukan pertemuan dengan Ketua Umum parpol dan elite parpol lainnya. 

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: detikcom
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)