Penjelasan Lion Air Terkait 4 Penumpang Diduga Terindikasi Virus Corona

datariau.com
495 view
Penjelasan Lion Air Terkait 4 Penumpang Diduga Terindikasi Virus Corona
Foto: Ist.
DATARIAU.COM - Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menyampaikan informasi terkini mengenai layanan penerbangan domestik bernomor JT-524 pada Sabtu (8/2/2020) dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten tujuan Banjarmasin melalui Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (BDJ) telah dioperasikan sesuai standar prosedur.

Pesawat Boeing 737-800NG registrasi PK-LOH berangkat pada 13.20 WIB (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07) dan mendarat di Syamsudin Noor pukul 15.20 WITA (Waktu Indonesia Tengah, GMT+ 08). Dalam penerbangan ini, Lion Air membawa tujuh awak pesawat dan 148 tamu atau penumpang.

Penerbangan JT-524 sudah dipersiapkan dengan baik, sebelum keberangkatan seluruh kru menjalani pemeriksaan kesehatan berdasarkan ketentuan.

Sehubungan dengan informasi yang berkembang terkait empat tamu dalam penerbangan JT-524 yang dikabarkan terindikasi virus corona, bahwa Senin (10/ 02) Lion Air menerima keterangan setelah dilakukan pemeriksaan, pengecekan secara intensif oleh pihak terkait (tim medis beserta tim Kantor Kesehatan Pelabuhan/ KKP Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor) dinyatakan negatif atau tidak terindikasi (tidak memiliki tanda-tanda) virus dimaksud.

Informasi yang Lion Air terima, pemeriksaan dilakukan setelah kedatangan. Hasil pengecekan suhu oleh KKP menunjukkan di bawah 38 derajat dan tidak ada gejala klinis yang menunjukkan sakit. Keempat penumpang dimaksud dinyatakan sehat. Untuk itu Dinas Kesehatan setempat tetap melakukan pemantauan (monitoring).

"Lion Air patuh dan menjalankan segala ketentuan operasional dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan," terang Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro kepada datariau.com melalui rilis. (*)
Editor
: Redaksi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)