Oleh: Abdul Kadir Liputan Khusus Luar Negeri

Pascasarjana Pindo Bung Hatta Student Mobility ke UTM Malaysia

Datariau.com
1.983 view
Pascasarjana Pindo Bung Hatta Student Mobility ke UTM Malaysia
Abdul Kadir
Foto bersama Prof Dr Mahani dengan Dr Yetty Morelent M Hum beserta Mahasiswa Pascasarjana Pindo Bung Hatta padang

MALAYSIA, datariau.com - Program Magister Pascasarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Pindo) Universitas Bung Hatta Padang melaksanakan program  Student Mobility (SM) ke Universiti Teknologi Malaysia (UTM).

Hal itu disampaikan Dr Yetty Morelent MHum Ketua Program Studi Magister Strata Dua (S2) Pindo kepada datariau.com Ahad (11/112018).

Menurut Pakar Linguistik lulusan Universitas Padjajaran Bandung itu, Student Mobility merupakan  program unggulan Pascasarjana Bung Hatta. 

"Ini adalah program yang ada di Pascasarjana Bung Hatta Pindo Student Mobility ke UTM Malaysia dengan agenda kuliah dengan Prof Mahani," sebut kandidat Guru Besar Universitas Bung Hatta itu.

Kampus Bung Hatta bertekad menjadi kampus unggul dan terkemuka kian menyiapkan diri melalui berbagai kegiatan diantaranya student mobility ke berbagai universitas ternama di luar negeri.

"Tujuannya agar mahasiswa dapat melihat pola pendidikan di negeri lain sekaligus memperkaya pengetahuan mahasiswa khususnya magister Pindo Bung Hatta ini," papar Penyiar Radio Arbes itu. 

Dengan melihat pendidikan di luar negeri terutama di UTM sambung Yetty, mahasiswa diharapkan lebih kreatif dan kompetitif melihat berbagai persoalan terutama persoalan di bidang pendidikan.

"Ke depan kita berharap lulusan Pindo Bung Hatta lebih berkualitas dan mampu menerapkan keilmuannya di masyarakat. Kan sudah magister S2 tentu harus lebih berkualitas," jelas dosen yang akrab disapa bunda itu.

Ilmu yang diperoleh di UTM sambung Yetty, diharapkan mampu membawa nama Universitas Bung Hatta menjadi kampus swasta yang disegani dan dihormati.

"Pesan saya kepada mahasiswa Pascasarjana Pindo, jaga nama baik kampus karena kita kesini membawa nama lembaga," pungkas Yetty yang juga dosen tamu di Universitas Teknologi Malaysia itu.

Peserta Student Mobility ke UTM sebanyak 19 orang mahasiswa dari angkatan X, Grena Putri Dinisya.

Angkatan XI yaitu: Zainal Abidin, Lidya Ningsih, Novitri, Revvi Mithania, Septi Komala Sari, Lindawati, Marnetti Yuningsih B, Ika Srihayuni.

Angkatan XII yaitu: Bambang Irawan, Satria, Mhd. Munirul Ikhwan, Maulida Mustado, Arif Tryono, Abdul, Dayana Bellia, Hori Mailanda, Okma Permata, Irma Wira. 

Rombongan student Mobility dipimpin langsung Ketua Program Studi Pindo Dr Yetty Morelent MHum didampingi suami Armeyn Khaidir. Kegiatan Student Mobility didokumentasikan Afrizal Staf Tata Usaha Pasacsarjana Bung Hatta.

Prof Dr Mahani binti Mokhtar Director Educational Foundation Social and Science University Technology Malaysia menyambut baik kedatangan mahasiswa Bung Hatta ke UTM. 

"Selamat datang di UTM kampus teknologi Malaysia, tempat berkumpul macam macam mahasiswa dari berbagai negare," sebut Prof Mahani.

Prof Mahani menyebutkan, kegiatan Student Mobility sangat perlu dilakukan terutama kampus yang ingin go internasional.

"Ini sangat penting apalagi setakad universitas," sebut Prof Mahani.

Prof Mahani menjelaskan, kehadiran mahasiswa Pascasarjana Pindo merupakan ke tiga kalinya dan sudah menjadi agenda rutin kedua kampus dalam melaksanakan kerjasama pendidikan.

"Alhamdulillah ini sudah kali ketige jadi kami sangat senang. Kejesame ini dapat terus berlanjut," papar Guru Besar Ahli Madya itu.

Prof Mahani menuturkan, antara Universitas Teknologi Malaysia dan Universitas Bung Hatta Padang telah tersusun konsep kerjasama antar kedua lembaga.

"Insya Allah lepas ni kami pulak yang ke Indonesia," jelas Prof Mahani.

Prof Mahani menambahkan, UTM   resmi didirikan pada tahun 1975. Kampus utamanya terletak di Skudai, Johor Bahru, dan kampus cabangnya terletak di Kuala Lumpur.

Siti Nur Aqilah mahasiswa Pascasarjana Program Doktor University Technology Malaysia sangat mengapresiasi kegiatan Student Mobility Mahasiswa Pascasarjana Bung Hatta di UTM.

"Saye sangat suke, senang sangat jumpe kawan-kawan dari Indonesia," sebut mahasiswa asal Johor Malaysia itu.

Aqilah berharap, ke depan program yang sama juga dapat terlaksana dengan berkunjung ke Universitas Bung Hatta Padang. 

"Ade kesamaan culture and bahasa   antara Indonesia Malaysia, jadi ini sangat best," sebut Mahasiswa Program Doktor yang mengambil Konsentrasi Sains and Technology itu.

Bambang Irawan Koordinator Tingkat Angkatan XII sangat mendukung dan mengapresiasi Program Student Mobility Universitas Bung Hatta Padang.

"Kegiatan ini sangat menarik dan bermanfaat. Selain bisa mengikuti perkuliahan di UTM juga menjadi sarana refreshing jalan-jalan keluar negeri," sebut Guru MA Darul Fattah Bangkinang sekaligus penulis novel Badai yang Terhempas itu.

Hal sama diungkapkan Revvi Mithania SPd peserta Student Mobility mahasiswa Pascasarjana Universitas Bung Hatta Padang sangat mengapresiasi kegiatan program tersebut. 

"Saya sangat bahagia dan senang bisa ikutserta dalam program ini karena dapat menambah pemahaman terhadap pendidikan di luar negeri khususnya Malaysia," sebut Nia mahasiswa Angkatan XI Pindo itu.

Menurut mahasiswa Pindo lulusan STKIP Ahlussunah Bukittinggi itu, kunjungan ke UTM sangat baik dan harus terus dilakukan mengingat pentingnya pemahaman terkait perkembangan ilmu pengetahuan. 

"Pastinya ini program kampus yang sangat baik dan harus terus dilakukan selain memberi edukasi pada mahasiswa terhadap dunia pendidikan di luar negeri ini juga merupakan pengalaman pertama saya kuliah di Malaysia," sambung mahasiswa yang tertarik pada penelitian sastra itu.

Berdasarkan pengamatan datariau.com di UTM Johor Malaysia saat proses perkuliahan berlangsung, tampak jelas suasana harmonis diselingi canda tawa antar keduanya. Laksana dua keluarga. Baru berjumpa setelah sekian lama berpisah. (Abd)

Penulis
: Abdul Kadir
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)