Pangkalan Elpiji di Duri Jual Gas Subsidi di Atas HET

Ruslan
1.291 view
Pangkalan Elpiji di Duri Jual Gas Subsidi di Atas HET
Foto: Int

DURI, datariau.com - Lemahnya pengawasan dan kurangnya ketegasan pihak terkait, diduga menjadi alasan kuat munculnya oknum pengusaha Pangkalan gas elpiji nakal di Kota Duri, Bengkalis dengan menjual gas elpiji berukuran 3 Kilogram melon seharga Rp 25 ribu.

Padahal, harga jual ke masyarakat yang telah ditetapkan untuk Pangkalan seharga Rp17.500 saja dan tidak boleh lebih. Namun dikarenakan transportasi dari Stasiun Pengisian Bahan bakar Elpiji (SPBE) tidak ditanggung, maka Pangkalan menetapkan penjualan pertabung ukuran 3 Kilogram melon itu seharga Rp 20 ribu.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperind) Kecamatan Mandau, H Sitinjak melalui stafnya, Siti.

"Sebenarnya menjual seharga Rp20 ribu sudah menyalahi aturan, namun karena SPBE tidak menyediakan transportasi untuk pengangkutannya, maka Pangkalan menjual dengan harga tersebut," jelasnya.

Dikatakan Siti, jika Pangkalan tetap membandel dengan menjual harga lebih dari Rp 20 ribu, kita akan tindak tegas dengan pemberian Surat Peringatan (SP) hingga pencabutan izin. 

"Untuk Pangkalan nakal sesuai pengaduan masyarakat ini, kami sudah beri peringatan dan jika tetap membandel, kita akan cabut izin pangkalannya," tegasnya.

Seperti diketahui, salah satu Pangkalan Gas Elpiji yang terletak di Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, Bengkalis, sempat menjual kepada masyarakat diatas HET seharga Rp 25 ribu dan mendapat protes dari masyarakat hingga berujung pelaporan kepada Instansi terkait.

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: riauterkini.com
Tag: