Masa Pandemi Corona, Alfedri Berharap Petani Manfaatkan Program KUR

460 view
Masa Pandemi Corona, Alfedri Berharap Petani Manfaatkan Program KUR
Foto: Hermansyah
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi sosialisasi penyaluran KUR bagi petani di Kecamatan Kandis.

SIAK, datariau.com - Demi meningkatkan hasil produksi pertanian dalam mewujudkan ketahanan pangan, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah , bekerjasama dengan Himbara dalam bentuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Hal itu disampaikan oleh Bupati Siak Drs H Alfedri MSi saat membuka sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Dinas Pertanian Kabupaten Siak yang dilaksanakan di Kecamatan Kandis Kabupaten Siak, Rabu (8/7/2020) dengan tetap mengukuti protokol kesehatan.

"KUR ini merupakan salah satu jawaban pemerintah terhadap pertanyaan petani tentang modal untuk meningkatkan hasil produksi, dan untuk meningkatkan kedaulatan pangan yang ada daerah, khususnya di Kabupaten Siak," kata Alfedri. 

Selain itu, KUR ini juga memiliki beberapa keunggulan dengan bunga hanya 6 persen, dan tanpa biaya anggunan kalau meminjam dibawah Rp50 juta, dimana jika kita dapat meminjam diatas Rp50 juta baru dikenakan biaya anggunan. 

"Jadi saya berharap kepada petani khususnya di Kecamatan Kandis, mari kita manfaatkan program KUR ini dengan sebaik mungkin untuk mengembangkan dan meningkatkan pertanian," harapnya.

Di Kecamatan Kandis, ada potensi lahan persawahan dengan 300 hektare yang terletak di Dusun Lestari II Kampung Pencing Bekulo, dan masih mengandalkan pasang surut air sungai. Saat ini baru terkelola seluas 40 haktare dengan hasil sebanyak 4 ton/hektare pada dua tahun panen di tahun 2018 dan 2019.

"Pemkab Siak melalui Dinas PU Tarukim akan membangun irigasi persawahan di Dusun Lestari II Kampung Pencing Bekulo Kecamatan Kandis untuk menunjang ketahanan pangan khususnya di Kabupaten Siak," jelas Bupati Siak itu.

Sekretaris Dinas Pertanian kabupaten Siak Arisman mengatakan KUR ini sudah berjalan empat tahun namun baru sebagian masyarakat yang dapat memanfaatkannya.

"Sebenarnya KUR sudah berjalan empat tahun, namun sangat sedikit masyarakat yang berminat. Oleh karena itu, mudah mudahan ditahun 2020 ini program KUR akan diminati oleh para petani di Siak untuk mengembangkan pertaniannya, sehingga produksi pertanian akan meningkat," ujar Arisman.

Dimana syarat pengajuan KUR ini cukup mudah, hanya dengan melengkapi KTP, NIK, KK dan RAB atau rincian biaya, misalnya hendak menanam semangka seluas 1 hektare, berapa dana dibutuhkan, sehingga dengan RAB terukur besaran uang yang di keluarkan untuk apa saja.(Eman)

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Redaksi
Sumber
: datariau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)