Untuk Menjelaskan Perkembangan Terkini

Komisi Informasi Sarankan Satgas Karhutla Miliki Jubir

Bambang
500 view
Komisi Informasi Sarankan Satgas Karhutla  Miliki Jubir
bmb
Ketua Komisi Informasi Zufra Irwan

PEKANBARU, datariau.com -  Masyarakat Riau saat ini sangat menginginkan mengetahui perkembangan terkini terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla). Soalnya banyak informasi yang tidak diketahui publik. 

Karena itu, Ketua Komisi Informasi (KIP) Provinsi Riau Zufra Irwan menyarankan Satuan Tugas (Satgas) Karhutla, sudah selayaknya memiliki juru bicara (jubir) yang mampu menyampaikan informasi kondisi terkini di lapangan.

"Sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2008 pasal 10 ayat 1 sangat jelas disebutkan, bahwa badan publik itu wajib menyampaikan informasi secara serta merta. Maksudnya, sebuah informasi yang dapat mengancam hajat hidup orang banyak, wabah penyakit dan sejenisnya," terang  Zufra Irwan kepada media, Kamis  (1/8/2019).

Zufra menyarankan agar dibentuk tim khusus, baik itu dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tim Satgas Karhutla, atau dari pihak Dinas Kesehatan Provinsi Riau yang akan menyampaikan informasi secara komprehensif.

"Semua orang harus tahu kondisi terkini. Silakan bentuk dari pihak mana saja yang mengetahui informasi secara jelas terkait karhutla," katanya.

Ketua KI Riau ini juga menyarankan adanya sinergitas dari berbagai sektor untuk menangani karhutla. Karena tidak fair jika apapun permasalahan menyalahkan Gubernur Riau, sementara ada pihak khusus yang menangani kasus tersebut.

"Banyak bidang harus tergabung. Tidak semua urusan gubernur. Ini tidak, sedikit-sedikit malah menyalahkan Gubernur. Lalu bupati dan walikota yang daerahnya jadi sumber bencana karhutla ngapain aja, apa progresnya," ucap Zufra.

Selanjutnya, Zufra juga mengimbau kepada kepala daerah yang daerahnya terkena bencana karhutla agar cepat tanggap.

"Mesti ada informasi dari daerah secara terpadu. Kalau tidak yang munculkan hoaks. Atau menyalahkan gubernur," tukas Zufra.

Di daerah yang menjadi biang kebakaran lahan itu, lanjut Zufra, ada bupati, walikota, kapolres, dandim, danramil, kapolsek hingga kepala desa. 

"Yang di lapangan ini juga harus dikejar sumber informasinya. Tidak fair semua tertuju ke gubernur," pungkasnya.(bmb)

Penulis
: Bambang
Editor
: bambang
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)