Kepada Petani Sawit Riau, Jokowi Sampaikan Kondisi Negara

datariau.com
1.306 view
Kepada Petani Sawit Riau, Jokowi Sampaikan Kondisi Negara
Foto: Samsul
Presiden Jokowi saat menyampaikan pidatonya di depan petani sawit Rohil, Riau.

BAGANBATU, datariau.com - Persiden RI Jokowi dalam agendanya ke Riau, saat bertemu petani sawit dia menyampaikan tentang kondisi Negara Indonesia, Rabu (9/7/2018).

"Kita tahu semuanya, Negera kita Indonesia merupakan negara yang besar. Kita memiliki penduduk sekarang ini sudah 263 juta yang hidup di 17 pulau. Kita semua harus tahu bahwa Negara kita 170 suku yang berbeda-beda dan agama yang berbeda-beda, tradisi berbeda-beda, adat yang berbeda-beda," kata Presiden Indonesia dalam sambutanya.

"Selain itu, kita memiliki 110 bahasa daerah baik itu di provinsi dan kabupaten di seluruh Indonesia ini. Inilah anugrah Allah yang diberikan kepada bangsa dan negera kita Indonesia yang harus kita syukuri, bahwa perbedaan itu harus memberi kita kekuatan," katanya.

Menurut Jokowi, negara-negara luar sangat memperhatikan Indonesia, mereka takjub dengan persatuan bangsa Indonesia.

"Kita dipandang oleh mereka, pemerintah negera yang menjadikan contoh. Mereka lihat betapa rukun antara agama, suku, adat istiadat yang berbeda-beda, mereka jadikan Indonesia contoh," bebernya.

Jokowi juga mengisahkan bahwa sepekan yang lalu ia bertemu dengan Imam Besar Arab Saudi. "Setelah melihat fatka-fakta yang kita lihat dan ia menyampaikan bahwa Indonesia harus dijadikan contoh dengan persaudaraan antar umat yang rukun yang bersatu," katanya.

"Maka dari itu jangan sampai kita ini tidak rukun, kita ini retak gara-gara urusan pemilihan Presiden, Gubernur, Bupati dan walikota, jangan seperti itu. Kita yang sudah rukun dan bersaudara yang baik-baik seperti ini jangan gara-gara pilihan lima tahun sekali kita pecah belah, rugi besar bangsa ini," pesanya.

"Oleh sebab itu saya titip jangan sampai rakyat kita terutama di Rokan Hilir, Provinsi Riau termakan namanya isu-isu yang tidak benar, kadang politik itu jahat, sebarkan itu di sana-sini. Rakyat kita kadang tidak menyaring, dan lansung dimakan. Itu disebabkan kita cerai sesama tetangga dan tidak saling menyapa, antar saudara sendiri tidak saling menyapa, rugi besar kalau itu diterus-teruskan," pesannya lagi.

"Orang luar melihat kita ini sangat bagus sekali, saya titip, silahkan pilih pemimpin yang baik-baik, baik itu di tingkat kabupaten, kota, provinsi dan tingkat nasional. Tapi rukun kembali sebagai saudara sebangsa dan setanah air. Jangan gampang disebarin isu yang gak benar," pungkasnya.

Penulis
: Samsul
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
Tag:Jokowi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)