Kemenlu Cek Kabar WNI Jadi Korban Pesawat Ethiopian Airlines yang Jatuh

datariau.com
686 view
Kemenlu Cek Kabar WNI Jadi Korban Pesawat Ethiopian Airlines yang Jatuh
Gambar: Merdeka.com
DATARIAU.COM - Pihak Kementerian Luar Negeri RI sudah menerima kabar jatuhnya Ethiopian Airlines di Bishoftu, sebelah tenggara Addis Ababa. Kemlu RI juga menyatakan telah menghubungi kantor perwakilan yang ada di lokasi terdekat untuk melakukan pemantauan.

"Kemlu bersama Perwakilan RI di sekitar lokasi kejadian masih terus berkomunikasi dengan otoritas setempat untuk mendapatkan informasi yang sevalid mungkin mengenai kemungkinan adanya korban WNI," ujar Direktur Perlindungan WNI, Lalu Muhammad Iqbal, Ahad (10/3).

Pesawat dengan nomor penerbangan ET 302 itu rencananya akan terbang menuju Nairobi (Kenya). Pesawat kehilangan kontak pada pukul 08.44 waktu setempat setelah lepas landas pukul 08.38 dari Bandara Internasional Bole di ibu kota Ethiopia, kata maskapai itu dalam sebuah pernyataan.

Ada Warga Indonesia?

Dikutip dari laman Independent Online, CEO Ethiopian Airlines Tewolde Gebremariam merincikan daftar 149 penumpang beserta kewarganegaraannya. Dalam laporan itu terdapat satu warga negara Indonesia yang menjadi korban kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines.

32 warga negara Kenya, 18 warga negara Kanada, 9 warga negara Ethiopia, 8 Warga negara Italia, 8 warga negara China, 8 warga negara Amerika Serikat, 8 warga negara Inggris, 7 warga negara Prancis, 6 warga negara Mesir, 5 warga negara Belanda.

Selanjutnya, 4 warga negara India, 4 warga negara Slovakia, 3 warga negara Austria, 3 warga negara Swedia, 3 warga negara Rusia, 2 warga negara Maroko, 2 warga negara Spanyol, 2 warga negara Polandia, 2 warga negara Israel.

Sementara itu, satu orang masing-masing adalah warga negara: Belgia, Indonesia, Somalia, Norwegia, Serbia, Togo, Mozambik, Rwanda, Sudan, Uganda dan warga negara Yaman. (*)
Sumber
: https://www.merdeka.com/dunia/kemlu-ri-cek-kabar-seorang-wni-jadi-korban-ethiopian-airlines-jatuh
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)