Kapolsek dan Kanit Reskrim Bagan Sinembah Benarkan Teman TSK Pencuri Kotak Infaq Masjid di Bebaskan, Ini Alasanya

Datariau.com
1.135 view
Kapolsek dan Kanit Reskrim Bagan Sinembah Benarkan Teman TSK Pencuri Kotak Infaq Masjid di Bebaskan, Ini Alasanya
Kapolsek Bagan Sinembah Kompol H Asmar

BAGANSINEMBAH, datariau.com - Kapolsek Bagan Sinembah Kompol H Asmar di konfirmasi datariau.com melalui telepon selulernya, Kamis (30/5/2019) terkait pelaku dugaan tindak pidana Percobaan Pencurian Kotak Infaq, Minggu (26//5/2019) sekira pukul 22.00 WIB di Masjid Jalan Lintas Riau-Sumut KM 8 Bagan Batu, Kepenghuluan Gelora, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir  mengatakan.

Dalam hal ini Kapolsek Kompol H Asmar menyarangkan datariau.com untuk menyakan lansung ke Kanit Reskrim Polsek Bagan Sinembah. 

Kemudian datariau.com menjelaskan kepada polsek, menurut penjaga piket Polsek Bagan Sinembah pelaku sudah dilepas. "Kenapa dilepas. Coba tanyakan dulu penjaga mana yang bicara itu. Mungkin penjaga bagian piket tidak tahu itu, coba tanyakan ke Kanit Reskrim yang lebih jelas," pinta Kapolsek kepada datariau.com.

Menurut kapolsek, tidak mungkin itu dilepas, atau mungkin tidak terbukti bisa terjadi. "Atau... Coba tanya orang penyidiklah, jangan bertanya sama penjagaan, mana mengerti dia," katanya. 

Selanjutnya, Kapolsek Bagan Sinembah Kompol H Asmar menelpon kembali datariau.com, bahwa itu yang dilepaskan buka Tersangka (TSK). "Itu pembawa TSK itu yang kita panggil sebagai saksinya," jelas Kapolsek. 

Kompol H Asmar menyarankan, jangan salah informasi dulu. Itu yang membawa TSK waktu mau maling itu, mereka tidak tau menau, mereka sudah diperiksa, jangan salah.

"Yang maling itu kabur, sampai sekarang  belum dapat ditangkap. Tapi sudah diperiksa saksinya itu. Kenapa dia tidak ada sangkut pautnya kata Kanit Reskrim, dia cuma membawa temanya. Dia tidak tahu kalau mereka mau maling. Jangan salah nantiya," pinta Kompol H Asmar .

Kanit Reskrim Polsek Bagan Sinembah Iptu Nur Rahim SIK dikonfirmasi datariau.com mengatakan, orang itu membawa satu orang pemuda. "Dibawanya ke kantor, setelah kami introgasi yang dibawa itu ada orang yang diluar Masjid yang diduga temanya pelaku," jelas Kanit Reskrim.

Menurut keterangan Kanit Reskrim, karena pelaku itu lari, jadi yang kawan itu bingung dan kebingungan dia dan belagak bingung, jadi warga itu curigalah, ditangkaplah sama-sama (rame-rame) dibawalah  ke Polsek.

"Bahasa dari warga itu, pak  ini tau tersangka dimana ini pak. Kami introgasi,  siapa yang itu lari, itu tetangga saya pak di samping rumah, oke berati dia tahu,  kita lacak rumahnya tidak ada tersangkanya. terus saksi itu tidak mungkin kita tahan orangnya, dia  bukan pelaku," terang Iptu Nur Rahim.

Selanjutnya kanit Reskrim menjelaskan kranologis tersebut, kan bukan pelaku itu, itu temanya dan disuruh tunggu diluar. Bentar aku mau masuk dulu mau sholat katanya,  ketarangan begitu, ujungnya dia lari, lari-lari dia kebingungan, kenapa  kawan aku lari, dia kelihatan gelagat bingung, jadi warga curiga dan ditahanlah. "Itu siapa yang lari, itu kawan aku pak, kenapa  dia pak, kau ikut maling juga, tidak tau aku pak, katanya. Masak itu kita tetapkan tersangka," papar Kanit.

Kemudian datariau.com bertanya, jadi sudah dilepaskan, Kanit Reksrim mengatakan, ya udahlah. "Mana berani kita selama 24 jam kita ini, saya agama juga muslim kok mas. Ngak mungkinlah, masjid, kalau memang itu pelaku  saya lepaskan mas." kata kanit.

Apakah tersangka tidak dilacak? ya dilacaklah mas,  ya gimanalah keterbatasan. "Apa informasi cuma itu aja, saya cek juga ngak ada pulang kemarin. Sama-sama bolehlah kalau dapat informasi, Polisikan bukan fokus satu perkara itu saja,  boleh sama-sama memebrikan informasi, ya kalau pas ini ada orang di rumah yuk bantu tangkap oke, siap, tidak apa-apa," ujarnya.

Kemudian datariau.com menjelaskan, bahwa jamaah meminta kepada datariau.com  untuk menaikan beritnya, agar ada efek jeranya. Kalau mau naikan berita tersangka tidak ada, kalau mau naik-naikan aja, ada kejadian pencurian kotak infaq, tersangka  belum dapat. 

"Sudah di jelaskan sama  pak Manik, tadipun sudah saya jelasin melalui telepon juga, duduk perkaranya kayak gitu juga saya ceritaian, oya bang, pelaku itu lari ya kata Manik. Iya, angap semua orang satu itu yang dibawa ke polsek, itu yang membobol, bukan karna dia ditanya, itu siapa yang lari, kawan ku, ini tau-ini tau, dibawalah berbondang-bondong ke polsek," pungkas. (sul)

Penulis
: Samsul
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)