Kabur Disemprot Water Canon, Seorang Warga di Papua Terjatuh dan Tewas

Datariau.com
436 view
Kabur Disemprot Water Canon, Seorang Warga di Papua Terjatuh dan Tewas

DATARIAU.COM - Seorang warga bernama Justinus Silas Dimara (35), tewas usai mencoba menghindar dari Tim Covid-19 Provinsi Papua. Dia terjatuh di Areal Restoran Tenderloin, Jalan Amphibi, Kelurahan Hamadi, Distrik, Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Senin (25/5) kemarin, sekira pukul 17.30 WIT.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, saat itu anggota tengah melaksanakan penyekatan pembatasan wilayah di Hamadi Pantai. Saat itu, anggota mendapatkan informasi kalau ada sekelompok masyarakat sedang mengkonsumsi miras di lokasi.


"Kemudian personel gabungan dari Satgas Covid Provinsi Papua terdiri dari Bid Propam, Dit Samapta Polda, TNI dan RAPI dengan menggunakan truk dari Dit Samapta Polda serta anggota Polresta Jayapura Kota dengan menggunakan Mobil AWC merespon laporan dengan mendatangi TKP tersebut," kata Kamal dalam siaran pers, Selasa (26/5).


"Saat di lokasi, imbauan anggota tidak dihiraukan justru melempar botol minuman ke lantai," sambungnya.


Karena tak mengindahkan imbauan petugas, kata Kamal, sehingga dilakukan tindakan dengan cara penyemprotan air menggunakan mobil AWC kepada sekelompok masyarakat tersebut agar membubarkan diri.


"Saat dilakukan penyemprotan air, korban menghindari semprotan Water Canon dengan berlari, korban yang sedang dalam pengaruh minuman keras tidak dapat mengontrol diri atau keseimbangan diri sehingga terjatuh," katanya.


Atas hal tersebut, korban dilarikan ke Rumah Sakit AL DR. Soedibjo Sardadi guna dilakukan penanganan medis. Namun pada saat dilakukan penanganan medis korban dinyatakan meninggal dunia.


"Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa korban meninggal dunia akibat benturan pada bagian kepala, mengalami pendarahan pada telinga kanan dan hidung bagian kiri serta dalam keadaan kondisi mabuk berat akibat konsumsi miras," pungkasnya. (*)

Editor
: Samsul
Sumber
: Merdeka.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)