Identifikasi Mayat yang Ditemukan Mengapung di Perairan Bengkalis, Inafis Polres Bengkalis Tak Bisa Tidur

datariau.com
921 view
Identifikasi Mayat yang Ditemukan Mengapung di Perairan Bengkalis, Inafis Polres Bengkalis Tak Bisa Tidur
Foto: Yulistar
Jenazah tanpa identitas.
BENGKALIS, datariau.com - Misteri penemuan mayat mengapung di Perairan Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, beberapa hari ini membuat Inafis Polres Bengkalis tak bisa tidur. Bagaimana tidak, petugas identifikasi ini langsung bekerja ekstra mengungkap identitas para mayat tersebut.

Awalnya, 3 mayat yang ditemukan telah dikirimkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru setelah sebelumnya dilakukan identifikasi awal oleh Inafis Polres Bengkalis. Tiga mayat tersebut terdiri dari dua jenis kelamin laki-laki dan satu jenis kelamin perempuan.

Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Andri Setiawan ditemui datariau.com setelah menyelesaikan identifikasi awal di RSUD Bengkalis, Sabtu (1/12/2018) menyebutkan, Inafis Indonesia Automatic Finger Print Identification System atau Identifikasi TKP merupakan pekerjaan dari dari Reskrim/Polisi Reserse, di Polres Bengkalis bagian Inafis ada dua personil yang bertugas.

"Tugas inafis pertama identifikasi korban atau mayat tanpa identitas dan barang bukti yang ada di TKP, mana barang bukti yang ada kaitannya dengan kejadian di lokasi, sekecil apapun barang bukti yang ada di lokasi sangat penting dalam proses pengungkapan," kata Andre.

Identifikasi yang dilakukan bersama tim dokter RSUD Bengkalis, dilakukan sebelum diotopsi di RS Bhayangkara Pekanbaru, untuk keperluan identifikasi forensik. Peran ilmu kedokteran forensik dalam identifikasi terutama pada jenazah tidak dikenal, jenazah yang rusak, membusuk seperti kejadian di Perairan Bengkalis sangat penting.

Kerja keras tim inafis Polres Bengkalis pun telah membuahkan hasil, dimana telah teridentifikasi mayat yang dibawa ke RS Bhayangkara Pekanbaru berjenis perempuan diketahui bernama Mimi Dewi warga Dumai.

Mayat kedua berjenis kelamin laki-laki bernama Ujang Chaniago (48) warga Lubuk Nyiur Dusun V Koto Mudiek Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).

Identitas korban diketahui setelah ditemukan kartu tanda penduduk (KTP) di dalam saku celana korban, setelah dilakukan pemeriksaan di rumah sakit.

Sedangkan satu korban berjenis laki-laki, belum diketahui identitasnya. Selain dari tiga korban ini, pihak Polres Bengkalis juga sedang mencari identitas satu korban yang ditemukan mengapung di Perairan Selat Malaka, Jumat (30/11/2018).

"Korban yang satu ini ditemukan tanpa kepala, yang ditemukan kemarin juga belum teridentifikasi. Kita sedang mencari keluarga korban," ungkap Kasat Reskrim.

Sehingga, lanjutnya, total jumlah mayat ditemukan mengapung di laut berjumlah 8 orang. Selain 7 korban ditemukan korban lainnya di Perairan Selat Malaka, tepatnya di wilayah Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Ahad (25/11/2018) lalu.

"Tapi apakah kelima korban berkaitan atau tidak, ini yang sedang kita selidiki. Sebab sejauh ini kami fokus untuk mencari identitas para korban," ujar Andre. (yul)
Penulis
: Yulistar
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)